Jakarta – Belakangan ini segmen skuter matik (skutik) bongsor seolah didominasi oleh Yamaha NMAX. Tak ingin kalah saing, PT Astra Honda Motor (AHM) pun kabarnya bakal segera meluncurkan Honda PCX buatan lokal dengan harga yang cukup bersaing.
“Memang belum bisa dipastikan, tapi sepertinya di bawah 30 (juta rupiah),” ujar salah seorang sumber. Bila harga tersebut memang benar diterapkan untuk PCX lokal, maka kemungkinan NMAX akan memiliki pesaing yang cukup kuat. Pasalnya varian tertinggi Yamaha NMAX saat ini dijual sekitar harga Rp 29,6 juta OTR (on the road) Jakarta, sementara itu versi non ABS dihargai Rp 25,7 juta OTR Jakarta.
Untuk diketahui, selama ini PT AHM masih mengimpor Honda PCX secara utuh (CBU) dari negara Vietnam. Oleh sebab itu Honda PCX harga banderolnya relatif mahal, yaitu sekitar Rp 40.525.000 OTR Jakarta. Namun jika nantinya diproduksi sendiri oleh AHM di dalam negeri, maka harga jualnya diharapkan bisa sesuai dengan daya beli pasar.
Menurut informasi yang beredar, Honda PCX lokal tersebut nantinya juga akan memiliki desain yang mirip seperti PCX impor dan dilengkapi teknologi LED. “Kemudian lampu belakangnya pakai model terpisah dan roda belakang juga sudah pakai rem cakram,” tutur sumber.
Honda PCX versi CBU mengusung mesin 153 cc, SOHC, eSP, berpendingin cairan. Pada kondisi standar, mesin PCX tersebut dapat menyemburkan tenaga maksimal 13,5 dk pada 8.500 rpm dan torsi maksimal 13,7 Nm pada 5.500 rpm. Kemudian PCX impor ini juga dibekali lampu Idling Stop System, ACG Starter, LED, dan memiliki desain yang terlihat elegan.






