Anda pernah mendengar merek sepeda motor Hyosung? Hyosung merupakan merek kuda besi asal Negeri Ginseng, Korea Selatan, yang didatangkan ke Indonesia lewat PT Honlei Motor Indonesia (PT HMI). Kebanyakan, motor buatan Hyosung didatangkan ke Tanah Air secara CKD (completely knock down) dan kemudian dirakit sendiri oleh PT HMI.
Meski gaungnya tidak terlalu terdengar, sudah ada beberapa motor produksi Hyosung yang telah dipasarkan di Tanah Air. Salah satu model yang terkenal adalah GTR650R. Motor ini merupakan sebuah sport bike yang masih menjadi sub-varian dari model GT650. Seperti diketahui, GT650 merupakan sport bike buatan Hyosung yang terbagi menjadi tiga model, yaitu GT650 itu sendiri yang memiliki model naked, GT650S yang mengusung desain half-fairing, serta model GTR650R yang punya fairing penuh.
Di Indonesia, motor yang sebenarnya bernama resmi GT650R ini (tanpa “R”, banyak pemilik dengan motor ini yang menjualnya secara online dengan menyebutkan GTR650R), pertama kali diluncurkan pada tahun 2011 lalu. Di awal peluncurannya, PT HMI menawarkan motor ini dengan harga Rp120 jutaan. Namun, tidak berapa lama, harga motor ini turun menjadi hanya Rp85 jutaan
Dengan harga tersebut, Hyosung GT650R memang menjadi alternatif bagi mereka yang menginginkan sebuah sport bike besar dan gagah, namun dengan harga yang hemat. Meski murah untuk ukuran motor besar, namun motor ini tampil apik dengan mengusung banyak garis tegas, meski secara keseluruhan tidak tampak futuristik.
Desain bagian belakang yang menjulang tampak cukup aneh, namun hal tersebut cukup fungsional ketika pengendara hendak memindahkan sepeda motor. Sementara, headlamp berbentuk lonjong dan tampak kontras dengan bentuk fairing yang kekar. Adapun silencer knalpot, memiliki model bulat besar yang akan membawa memori ke moge keluaran tahun 1990-an.
Sebagai sebuah motor besar, Hyosung GT650R juga telah dipersenjatai dengan beberapa fitur modern. Motor ini dibekali dengan automatic headlamp on, saklar hazard di panel setang sebelah kanan, serta panel speedometer digital dengan fitur lengkap. Semua indikator, mulai speedometer, odometer, trip-meter, hingga suhu mesin ditampilkan dalam format digital. Sementara, tachometer yang ada di sebelah kiri masih menggunakan jarum analog sebagai penunjuk putaran mesin.
Di sektor jantung pacu, pabrikan Negeri Ginseng membekali motor ini dengan mesin tipe 4-stroke, L-Twin, DOHC, 2 silinder, 8 katup, berkapasitas 647cc, fuel injection. Dengan modal tersebut, Hyosung GT650R disebut mampu menyemburkan tenaga maksimal 59 kW pada putaran 9.250 rpm dan torsi puncak menembus angka 67 Nm pada putaran 7.250 rpm.
Sementara, di pasar AS, motor ini sekarang dijual dengan harga mulai USD 6.099 hingga USD 6.499 dan hadir dengan warna merah, hitam, merah/hitam, abu-abu/hitam, serta putih/hitam. Untuk model bekasnya, Anda bisa mendapatkan motor tersebut dengan harga sekitar Rp60 jutaan. Berikut spesifikasi teknis Hyosung GT650R.
| Dimensi | 2.095 x 780 x 1.090 mm |
| Berat Kosong | 196 kg |
| Jarak Sumbu Roda | 1.435 mm |
| Tinggi Jok | 790 mm |
| Jarak ke Tanah | 185 mm |
| Tipe Rangka | Dual-lateral Oval Bar |
| Suspensi Depan | 41mm adjustable rebound dan kompresi |
| Suspensi Belakang | Monoshock adjustable preload |
| Rem Depan | Semi-floating 300mm |
| Rem Belakang | Disc, single piston 230mm |
| Kapasitas Bahan Bakar | 17 L |
| Tipe Mesin | 4-stroke, L-Twin, DOHC, 2 silinder, 8 katup |
| Kapasitas Mesin | 647cc |
| Diameter x Langkah | 81,5 x 62 mm |
| Daya Maksimum | 59 kW @ 9250rpm |
| Torsi Maksimum | 67 Nm @ 7.250 rpm |
| Transmisi | 6-speed |
| Sistem Bahan Bakar | EFI |
| Starter | Electric |
| Emisi Gas Buang | Euro3 |






