Brasil – Tiap negara tentu memiliki karakter konsumen dengan keunikan masing-masing. Oleh sebab itu, terkadang di suatu negara meluncurkan tipe motor khusus yang belum tentu ada di negara lain. Misalnya saja yang dilakukan oleh Honda Brazil. Di negara satu ini rupanya baru saja dirilis sepeda motor berkonsep ayago (ayam jago) yang dinamakan Honda Pop 110i.
Tampilan Honda Pop 110i terbilang unik karena sepintas seperti motor bebek pada umumnya, tetapi dilengkapi dengan half fairing dan setang bergaya naked. Kesan sport dan touring menjadi paduan yang khas dari sepeda motor bebek satu ini. Sekilas sosok Honda Pop 110i tampak mirip dengan Honda Sonic yang beredar di Indonesia, tetapi motor ini memakai setang standar motor bebek, sepasang suspensi belakang, dan ukuran pelek yang berbeda.
Lebih spesifiknya, Honda Pop 110i memakai velg depan dengan ukuran diameter 17 inci, sedangkan pelek belakang memakai ukuran diameter 14 inci. Bagian sepatbor depan pun dirancang agak tinggi seperti motor bebek pada umumnya.
“Honda Pop 110i dilengkapi mesin OHC Pop 110i, satu silinder, 4 kapasitas nyata 109,1 cc. Mesin dengan tenaga maksimum 7,9 hp pada 7.250 rpm dan torsi maksimum 9 Nm pada 5.000 rpm. Mesin injeksi bahan bakar elektronik PGM-FI, gearbox kopling manual 4-kecepatan berpendingin udara,” demikian seperti dilansir Motosaigon melalui Okezone.
Karena menyasar pasar entry level, motor besutan produsen asal Jepang ini tidak mengusung fitur yang terlalu muluk-muluk. Adapun Honda Pop 110i masih memakai headlight bohlam dan instrumen panel analog. Bahkan kuncinya pun tak memakai sistem shuttered key. Kemudian bagian pelek jari-jari (spoke wheel) dari Honda Pop 110i masih menggunakan rem tromol, bukan sistem pengereman anti-lock braking system seperti motor-motor kekinian Honda. Meski demikian rem motor Honda Pop 110i ini telah dilengkapi teknologi Combi Brake System (CBS).
Walaupun fiturnya terbilang minimalis, harga jual Honda Pop 110i memang tergolong tinggi. Berdasarkan informasi dari situs resmi Honda Brazil, Honda Pop 110i dijual dengan harga BRL 5.790 atau sekitar Rp 21,7 jutaan.






