Biemme BMC Italy, Motor Langka 1970-an yang Hampir Punah

Jika berbicara tentang motor yang beredar di pada masa sebelum tahun 1960-an hingga 1970-an, jumlahnya memang lebih terbatas jika dibandingkan dengan mobil. Kecuali motor dengan kecil, sangat jarang masyarakat Indonesia di masa itu yang menggunakan motor sebagai alat transportasi sehari-hari.

Biemme BMC – britishexpats.com

 

Pemilik motor saat itu hanya menggunakan kendaraan roda dua miliknya sebagai simbol status atau sarana mejeng, terlebih pemilik motor besar. Transportasi di kota-kota besar Indonesia, seperti Jakarta, kebanyakan didominasi oleh mobil pribadi, sepeda, atau becak. Kendaraan umum pun jumlahnya sangat terbatas.

Sebenarnya, ada beberapa motor buatan pabrikan luar yang sudah wara-wiri di jalanan Indonesia pada era tahun 1960-an dan di atasnya. Salah satu yang mengaspal kala itu adalah motor Biemme buatan BMC, pabrikan yang berbasis di . Secara tampilan, motor ini mengusung ala motor scrambler namun dengan bentuk yang lebih mini.

Biemme didukung dengan tangki bahan bakar pipih dengan ketinggian sedikit di atas jok yang berbentuk memanjang. Sementara, di bagian depan, hadir headlamp tunggal dengan ukuran agak besar dan berbentuk simetris cenderung kaku. Adapun di sektor belakang, terdapat stop lamp ukuran sedang dengan bentuk memanjang ke bawah.

Salah satu hal unik yang ada pada motor ini adalah posisi stang motor yang sedikit agak tinggi. Meski demikian, jika dikendarai oleh orang dewasa, posisi stang yang agak tinggi ini sepertinya tidak berpengaruh terlalu banyak. Sementara, di bagian kaki-kaki, hadir ban dengan ukuran mini dan rem tromol sebagai peredam .

Selebihnya, tidak banyak informasi yang dapat digali mengenai motor Biemme ini, selain yang berkapasitas 50cc. Kabarnya, transmisi motor ini juga dikendalikan secara otomatis. Di Indonesia sendiri, Biemme diperkirakan hadir pada tahun 1970-an. Sekarang, produk motor tersebut sudah tergolong langka dan kalaupun ada, maka dibanderol dengan yang cukup tinggi untuk ukuran motor bekas 50cc, yaitu mulai Rp15 jutaan.

Selain BMC dari Italia, pada era tersebut, ada beberapa luar negeri yang mengirim produk-produk mereka ke otomotif Tanah Air. Sebut saja trio asal Inggris, Norton, Ariel, dan BSA, wakil Ceko, Jawa, motor HMW dari Austria, dan juga Zundapp yang berasal dari negara Jerman.

   
Penulis: