Ducati Bakal Rilis Superbike Paling Ringan, Panigale V4 Superleggera

Jakarta – Pabrikan otomotif ternama asal Italia, Ducati akan merilis model dengan kode internal Project 1708. Namun yang bakal hadir itu diduga kuat mengusung nama Ducati Panigale V4 Superleggera. Bahkan kabarnya, Ducati Panigale V4 Superleggera mengusung bobot yang lebih ringan dari generasi pendahulunya.

Ducati Panigale V4 Superleggera – www.bennetts.co.uk

Peluncuran keren Ducati Panigale V4 Superleggera sendiri sebenarnya sudah dikonfirmasi dari akhir tahun 2019 lalu, saat tak hanya gambar versi uji coba yang direkam, namun CEO Ducati Claudio Domenicali sendiri yang memastikannya.

Hingga kini seluruh lengkap dari Ducati Panigale V4 Superleggera sudah dibeberkan oleh Ducati pada pelanggan potensial melalui email dan situs web yang misterius. Motor yang berkode Project 1708 ini digadang-gadang bakal jadi superbike komersial paling super yang pernah dipasarkan oleh Ducati. Hal ini tercermin dari segi yang kabarnya akan mengedepankan bodi dari bais Panigale V4 standar.

Tetapi, perbedaan mendasar ada pada sayap aerodinamis depan baru yang dicomot langsung dari kendaraan balap Desmosedici GP16. Jika dipacu pada 270 km per jam, sayap tersebut bakal menciptakan hingga 50 kg kompresi di kepala – hingga 67% lebih tinggi dibanding sayap Panigale V4 R dan juga lebih besar dari Desmosedici GP19 yang bersaing pada musim lalu. Tak hanya bagian sayap, rangka ban juga bakal dicat serupa seperti Desmosedici.

“Diperkenalkan tahun 2014, Superleggera merupakan spesial dari Ducati Panigale. Terakhir Ducati Superleggera muncul dengan basis Ducati Panigale 1299 di tahun 2016,” demikian seperti dilansir Motorplus-online.

Superleggera sendiri dalam Bahasa Italia bermakna Superlight atau sangat ringan. Ducati ingin menghadirkan Superleggera sebagai superbike dengan bobot paling ringan. Superleggera dibuat dari serat karbon ketika luar seluruh ban (lebih ringan dari Panigale R 600 gram), seluruh kerangka utama (1,2 kg lebih ringan), rangka ekor (1,2 kg lebih ringan), serta sepasang roda (3,4 kg lebih ringan). 

Tak heran jika kemudian Ducati mengklaim bobot kering Superleggera hanya 152 kg, lebih ringan 20 kg dari Panigale V4R. Motor gahar ini disebut-sebut mampu menghasilkan tenaga 221 dk pada 15.250 rpm. Tetapi jika dilengkapi knalpot Akrapovic race, maka tenaganya bisa semakin buas mencapai 233 dk. Domenicali sendiri sebelumnya mengatakan jika ia bakal membuat 500 unit Superleggera V4 pada tahun 2020 dengan yang mencapai 100 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,36 miliar.

   
Penulis: