Honda RC166, Mahakarya Motor 4-Tak 250cc

 9029 views

Jika ada yang menyebut bahwa merupakan pabrikan nomor satu di , terutama untuk ajang motor, mungkin memang benar adanya. Pasalnya, pabrikan asal tersebut kerap menelurkan motor-motor dengan inovasi tinggi, salah satunya RC166.

Honda RC166 bisa disebut sebuah mahakarya Honda. Pasalnya, saat pabrikan lain berlomba-lomba mengembangkan motor bermesin 2-tak di era 1960-an, Honda malah membuat inovasi dengan memproduksi motor bermesin 4-tak.

Awalnya, motor RD56 milik Yamaha rutin mengalahkan Honda yang menggunakan RC164 4-stroke 4 silinder. Melihat kenyataan tersebut, para insinyur Honda mendapat tugas untuk merancang ulang platform 250cc. Seorang insinyur bernama Soichiro Irimajiri pun memberi solusi sederhana, yaitu dengan menambahkan jumlah silinder menjadi enam segaris, yang diaplikasikan pertama kali lewat motor 3RC164.

Mesin 3RC164 atau disebut juga dengan RC165 akhirnya mengusung 6 silinder, 6 , dan 24-Valve. Mesin yang sebenarnya beda tipis dengan mesin 4 silinder milik Yamaha itu pertama kali melakukan debut balap secara rahasia di Sirkuit Monza, Italia. Bahkan, Honda pun membuat kamuflase dengan tetap memasang empat pipa knalpot seperti pada mesin RC163 untuk menyembunyikan identitasnya.

Dengan mencapai 150 mph atau 241,5 km per jam, Honda RC165 6 silinder mampu mengakangi Yamaha RD56 dengan mudah. Namun masalah kemudian muncul, karena terlalu cepat, motor ini menjadi liar dan susah dikendalikan.

Lalu pada tahun 1966, pembalap bernama Mike Hailwood datang ke Honda dan meminta mekanik untuk mengganti suspensi belakang dengan buatan Girlings. Ia juga meminta frame didesain ulang dengan pipa tabung yang lebih rigid dan wheelbase diperpanjang 3,5 inci. Selain itu, ada penambahan pendinginan berupa oil-cooled dan sirip mesin.

Penyempurnaan pada motor 250cc yang disebut RC166 itu memberikan hasil mengagumkan. Mike Hailwood sukses menjadi juara dunia balap motor dengan meraih 10 kemenangan dalam 10 race di musim balap 1966. Setahun berikutnya, ia mengulangi kesuksesan tersebut. Sayangnya, pada tahun 1968, Honda menarik diri dari balap motor dan lebih fokus mengikuti ajang Formula 1.

Berikut Honda RC166.

Engine 4-tak, pararell-inline transverse 6 cylinder, oil-cooled, DOHC 24-Valve
Bore x Stroke 41 x 31 mm
Silinder 249,4cc
Rasio Kompresi 11:1
Sistem Penyuplai BBM 6x Karburator Keihin Superjet 22mm
Transmisi 7 Percepatan
Max. Power 62 hp @ 18.000 rpm
Max. Torsi 29,5 Nm
Top Speed 150 mph (240 km/h)
Rangka Tubular-Steel Open Duplex
Berat Kosong 112 kg
Suspensi Depan Telescopic Cartridge
Suspensi Belakang Honda’s Twin-Girling Shockbreake
Rem Depan Drum Brake (Tromol) 9 inci
Rem Belakang Drum Brake (Tromol) 8 inci
Depan 3,00 – 18 Dunlop KR124
Ban Belakang 3,50 – 18 Dunlop KR124
   
Penulis: