Ini Kelemahan Honda CB150R StreetFire di Mata Konsumen

 3044 views

CB150R StreetFire merupakan salah satu produk andalan Honda untuk menguasai pasar sport Tanah Air di kelas 150cc. ini dihadirkan untuk bersaing secara head-to-head dengan New V-ixion buatan pabrikan asal Jepang lainnya, Yamaha.

Honda CB150R StreetFire – otomotif.kompas.com

 

Tampilan CB150 StreetFire lebih berotot dengan mengusung head cover berbentuk V-Shape. Selain itu, kode Honda CBR150R StreetFire ini juga memiliki dengan aksen bertingkat. Sementara, tangki bahan bakar tampil dengan ukuran lebih besar berpadu shroud yang memiliki bentuk runcing dan berkarakter.

Pada sektor dashboard, panel speedometer LCD monochrome menyertakan dua klaster yang terlihat menyatu berbentuk trapesium terbalik. Klaster pertama berbentuk memanjang yang ditempati rpm meter , trip meter, penunjuk jam, serta indikator bahan bakar. Sementara, klaster lainnya menunjukkan kecepatan dengan ukuran huruf besar.

Untuk sektor jantung pacu, CB150R StreetFire menggendong mesin 4-stroke, DOHC, silinder tunggal, empat katup, berkapasitas 149,16cc. Dengan bekal tersebut, motor ini mampu meletupkan daya hingga 12,4 kW atau 16,9 HP pada putaran 9.000 rpm, serta torsi puncak mencapai 13,8 Nm pada putaran 7.000 rpm. Semua tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi enam percepatan.

Saat ini, Honda menghadirkan CB150R StreetFire Standard terbaru dalam tiga pilihan , yaitu Wild Black, Macho Black, dan Rapid White, serta ditawarkan dengan mulai Rp25.650.000. Sementara, model Special Edition hadir dalam dua pilihan warna, yaitu Racing Red dan Raptor Black, serta dilepas di kisaran Rp26.950.000.

Meski begitu, layaknya produk lainnya, Honda CB150R StreetFire juga tak luput dari kelemahan. Berikut beberapa kelemahan CB150R StreetFire yang kerap dikeluhkan konsumen.

  • Kualitas finishing plastik pada sambungan tangki dan setang masih kurang bagus. Para pemilik harus melapisi bagian ini dengan cutting sticker atau sejenisnya agar warnanya tidak cepat pudar.
  • Transmisi puncak CBR150R StreetFire masih kurang greget, dengan garis rpm digital terasa cukup lama untuk menuju peak.
  • Terdapat lubang yang menganga di antara rangka teralis, sehingga terkesan kopong. Rangka berdiameter kecil yang menjadi rangka utama tidak bisa menutupi area kosong tersebut.
  • Motor asal Jepang ini tidak memiliki fitur pass beam dan engine off.
   
Penulis: