Kelebihan Penggunaan Oli HDEO dan PCMO di Sepeda Motor

 2501 views

Bagi pemilik kendaraan bermotor, baik mobil maupun , pasti sudah tidak asing lagi dengan oli . Oli atau minyak pelumas merupakan cairan yang berfungsi membuat berjalan mulus dan bebas gangguan. Oli juga berguna sebagai pendingin dan penyekat. Untuk beberapa keperluan, oli juga dituntut memiliki sejumlah tambahan.

Oli PCMO – www.kaskus.co.id

 

Umumnya, oli yang digunakan pada mobil dan sepeda memiliki jenis yang berbeda. Namun, saat ini, banyak pemilik kendaraan roda dua yang mengaplikasikan oli mobil pada kuda besi mereka, di antaranya oli HDEO (Heavy Duty Engine Oil) dan oli PCMO (Passenger Car Oil).

Jika dulu oli PCMO hanya digunakan untuk motor atau matik saja dan pelumas HDEO untuk motor matik dan , maka kini pelumas PCMO banyak digunakan untuk motor dengan kopling basah, seperti ADNOC Voyager Silver 10W-40, Pertamina Fastron Techno 10W-40, dan Pertamina Fastron Fully Synthetic 0W-50.

Ada beberapa yang membuat para pemilik motor menggunakan oli HDEO atau PCMO ketimbang oli standar motor, di antaranya:

  • Kenyamanan, penggunaan oli HDEO atau PCMO membuat mesin bersuara lebih senyap dan minim getaran, sekaligus membuat mesin menjadi tidak cepat panas.
  • Penghematan, penggunaan oli HDEO atau PCMO berkualitas dapat meningkatkan jarak pergantian oli lebih jauh, sehingga biaya pergantian oli dapat lebih ditekan secara akumulatif.
  • Perlindungan, oli yang lulus standar ACEA, seperti HDEO atau PCMO, mampu memberikan proteksi lebih tinggi dari oli yang hanya memiliki sertifikasi API.

Memang, secara umum, pelumas mobil dapat digunakan untuk mesin motor matik. Namun, jika digunakan pada motor konvensional, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, di antaranya:

  • Sertifikasi JASO, pelumas dengan standar JASO biasanya mengacu pada pelumas HDEO.
  • Jumlah Molybdenum, pelumas motor konvensional tidak boleh mengandung friction modifier, semisal Molybdenum atau Titanium yang bersifat melicinkan dan meningkatkan nilai fuel efficiency yang salah-salah bisa membakar kopling motor.
  • API Resources Conserving atau API Energy Conserving, pelumas dengan API Starburst pasti mengacu kepada fuel efficiency, sehingga pelumas pasti akan sangat licin dan tidak dapat melumasi dan melindungi kopling secara bersamaan. Pelumas PCMO hanya bisa digunakan untuk motor matik, sementara pelumas HDEO bisa digunakan di motor matik atau motor manual.
   
Penulis: