Royal Enfield Luncurkan Edisi Terakhir Motor Classic 500 Tribute Black

Jakarta – Belum lama ini pabrikan legendaris telah mengumumkan bakal menghentikan dengan 500 cc mulai tanggal 31 Maret 2020 mendatang. Bersamaan dengan rencana tersebut, pabrikan asal India ini pun merilis edisi khusus dari Royal Enfield Classic 500 dengan kelir serba hitam yang terlihat sangat macho, yakni Tribute Black.

Royal Enfield Classic 500 Tribute Black – www.drivespark.com

Karena kehadirannya sebagai penutup seri Classic 500, motor ini tampil begitu istimewa dengan balutan cat hitam glossy di bagian tangki dan fender yang diberi aksen emas. Lalu ada juga powertrain dan pipa exhaust atau pembuangan yang dilapisi matte black.

Yang lebih menarik lagi, tiap unit motor edisi terbatas Royal Enfield ini akan dibuat sesuai pesanan dan digarap secara hand-made di pabrik Royal Enfield yang ada di Tiruvottiyur, Kota Chennai, negara bagian Tamil Nadu, India. Royal Enfield sendiri memang sengaja menghentikan produksi motor 499 cc satu silinder karena popularitasnya yang kalah saing dengan motor-motor Royal Enfield berkapasitas 350 cc atau yang kubikasinya di atas 500 cc.

Mesin 500 cc sendiri sudah diusung oleh Royal Enfield sejak tahun 2009 silam. Ke depannya, ini akan fokus mengembangkan mesin 650 cc untuk Continental GT dan Interceptor. Menurut Vinod Dasari, CEO Royal Enfield, sejak 2009, motor 500 cc Royal Enfield dengan bangga mengatur panggung untuk segmen motor kelas menengah. “Classic 500 khususnya telah menyumbangkan kesuksesan untuk Royal Enfield di berbagai pasar internasional dengan retro dan pengalaman berkendara yang menarik,” ujarnya, seperti dilansir Gridoto.

Dalam rangka menandai produksi terakhir mesin 500cc, Royal Enfield bakal memasarkan 1.000 unit motor Classic 500 terakhir di Eropa mulai Mei 2020 dalam edisi terbatas, yakni Classic Tribute Black dengan finishing dua warna khusus dan pelat nomor serial End of Build. “Sebagai tanda berakhirnya motor 500 cc Royal Enfield, Classic 500 Tribute Black adalah kesempatan bagi para penggemar untuk memiliki potongan sejarah Royal Enfield,” tutup Dasari.

   
Penulis: