Skandal MotoGP Untungkan Vendor dan Penyelenggara

 1155 views

Paris, Perancis – Drama Valencia musim lalu telah menyedot perhatian media dan seluruh penikmat di seluruh . Skandal yang terjadi antara Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Jorge Lorenzo pada balapan seri terakhir tak lepas dari ketegangan antara dua tim pabrikan yang mereka tunggangi, yakni dan .

www.redbull.com

 

Buntutnya, popularitas ajang MotoGP makin meroket dan diliput oleh berbagai media di dunia. Pemberitaan tentang berbagai gelaran juga makin intens dari hari ke hari. Yamaha dan Honda pun turut menikmati buah dari skandal para joki mereka. Kedua vendor kuda besi ini makin terdongkrak namanya lantaran peristiwa yang terjadi di 2 sesi terakhir MotoGP.

Sebagaimana dikutip Speedweek (15/3), Presiden IRTA Herve Poncharal memaklumi jika publik belum bisa move on dari peristiwa tahun lalu. Jelang Grand Prix Qatar yang akan dihelat pada hari Senin dini hari (21/3), hanya ada satu alsan yang dapat mengalihkan perhatian para penggila MotoGP, yakni terkait kontrak pembalap top yang akan berakhir pada musim ini.

“Mari kita jujur, perseteruan antar pembalap akhir tahun lalu di MotoGP secara tidak langsung telah membantu mempromosikan ajang balap kuda besi. Popularitas balap ini mulai naik lantaran media terus melaporkan dan menulis berita mengenai balapan maupun insiden yang terjadi di arena balap. Ini jelas bukan hal yang biasa terjadi di MotoGP,” katanya.

Memasuki musim baru, Poncharal menyatakan bahwa ajang MotoGP butuh sentuhan baru yang bukan sekedar sensasi.

“Kita melihat sangat kuat dan akan terus mengejar tim papan atas. Hal ini sangat menarik, tapi seperti yang pernah saya katakan bahwa 2016 adalah tahun terakhir pembalap top dunia. Oleh karena itu, akan ada banyak rumor yang berkembang, terutama tentang negosiasi. Artinya, semuanya akan menuju musim yang sarat akan emosi,” pungkas bos Yamaha Tech 3 ini.

Diinformasikan, 5 rangkaian tes MotoGP 2016 telah rampung pada Jumat pekan lalu (11/3). Telah ada 21 pembalap dari 11 tim yang kini bersiap mengawali musim di Sirkuit Losail, Qatar, pada hari Minggu (20/3). Sejumlah hal dan tantangan baru tengah menanti mulai dari penggunaan alat pengendali elektronik (ECU) yang seragam di semua tim hingga bergantinya pemasok ban MotoGP menjadi untuk musim ini, setelah 7 musim berturut-turut MotoGP didukung oleh Bridgestone.

   
Penulis: