Varian Suzuki TS 125 yang Beredar di Indonesia

 7055 views

TS 125 merupakan enduro keluaran Suzuki dengan berkubikasi 123 cc, dua langkah, yang mampu menyemburkan tenaga hingga 13 hp di 7.000 rpm. Motor ini diproduksi pertama kali pada tahun 1970, dan masuk pasar sekitar tahun 1976.

Di Indonesia sendiri, ada empat varian Suzuki TS 125 yang pernah mengaspal, yaitu Suzuki TS 125A, Suzuki TS 125B, Suzuki TS 125C, dan Suzuki TS 125 ER.

Suzuki TS 125A

Penampilan motor ini mirip dengan Suzuki TS 125T yang diproduksi di Jepang. Masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1976, motor ini hadir dengan yang gagah sekaligus kekar. Meski awalnya kurang mendapat sambutan hangat dari pencinta otomotif Tanah Air, namun Suzuki TS 125A menjadi biang munculnya beberapa balap motocross di Tanah Air pada era 1970-an.

Motor ini dibekali mesin berkapasitas 123cc, 2-stroke, 1 silinder, air-cooled. Dengan kapasitas mesin tersebut, Suzuki TS 125A mampu memuntahkan tenaga hingga 14 hp pada putaran mesin 7.000 rpm, serta torsi maksimal menyentuh 14,7 Nm pada putaran mesin 6.000 rpm.

Fitur lainnya yang tersemat di motor ini adalah suspensi telescopic untuk bagian depan, dan suspensi swingarm double shock untuk bagian belakang. Suzuki TS 125A masih mengusung rem tromol, baik di depan maupun di belakang.

Suzuki TS 125A

 

Suzuki TS 125B

Setahun berikutnya, tepatnya 1977, Suzuki TS 125B meluncur dengan membawa beberapa perubahan terutama dari sisi bodi. Motor ini mengusung tangki bahan bakar yang lebih ramping dibanding pendahulunya , serta knalpot yang ditempatkan di sebelah atas.

Untuk sektor dapur pacu, Suzuki TS 125B masih menggendong mesin 2-stroke, 1 silinder, berkapasitas 123cc. Motor ini mampu melecutkan daya hingga 15 hp pada putaran mesin 7.000 rpm, serta torsi maksimal menyentuh 14,7 Nm pada putaran mesin 6.000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi 6 percepatan.

Fitur lain yang tersemat tidak berbeda jauh dengan seri pendahulunya, suspensi depan masih menggunakan telescopic, dan bagian belakang mengusung swingarm double shock. Meski begitu, kehadiran motor ini makin melecut gairah anak muda saat itu untuk mengikuti ajang balap motocross.

Suzuki TS 125C

Suzuki TS 125C hadir setahun berikutnya, yaitu pada tahun 1978, dengan hanya membawa sedikit perbedaan. Suzuki TS 125C membawa desain stripping tangki yang sedikit berbeda dibanding TS 125B, serta dengan bobot 90 kg, lebih berat 3 kg dibanding pendahulunya.

Untuk sektor dapur pacu, motor ini mengusung mesin dengan mirip milik TS 125B. Suzuki TS 125C juga mampu menyemburkan tenaga hingga 15 hp pada putaran mesin 7.000 rpm, serta torsi maksimal menyentuh 14,7 Nm pada putaran mesin 6.00 rpm. Sayangnya, produksi motor dengan kapasitas bahan bakar 9,5 liter ini dihentikan pada tahun 1980.

Suzuki TS 125 ER

Setelah vakum cukup lama, pada tahun 1993 Suzuki kembali merilis varian TS 125 dengan label TS 125 ER. Motor dengan kode Z tersebut memiliki tampilan yang berbeda dengan “kakak-kakaknya’, dan lebih mirip Suzuki RM. Dengan desain baru tersebut, motor ini pun laris manis dan menjadi penguasa segmen trail enduro 2-tak pada era 1990-an.

Untuk sektor dapur pacu, Suzuki TS 125 ER dibekali mesin berkapasitas 123cc, 2-stroke, 1 silinder. Motor dengan bobot 105 kg ini mampu menyemburkan tenaga hingga 13 hp pada putaran mesin 7.000 rpm, serta torsi maksimal mencapai 9,8 ft-lbs pada putaran mesin 6.500 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem transmisi 6 percepatan. Sayangnya, produksi TS 125 ER dihentikan pada tahun 2005 sekaligus menandai akhir spesies TS 125.

Suzuki TS 125 ER

 

   
Penulis: