Jakarta – Honda belum lama ini menghadirkan sepeda motor matic terbaru bernama Honda Grazia yang memiliki mesin lebih besar dibandingkan Honda BeAT. Akan tetapi, harga skuter matik teranyar tersebut digadang-gadang lebih murah, yakni sekitar Rp15 jutaan per unit. Sedangkan Honda BeAT bermesin 110 cc di Indonesia dipasarkan seharga Rp16,665 juta berstatus on the road (OTR) Jakarta.
“Motor ini menggendong mesin 124 cc dengan karakter mesin over stroke. Untuk piston motor ini memang 50 mm dan langkah piston 63,1 mm,” demikian seperti dilansir dari Motorplus-online. Piston yang digunakan oleh Honda Grazia 125 tersebut kabarnya sama seperti milik BeAT. Namun, terdapat perbedaan pada diameter, di mana Honda Grazia 125 diameternya 50 mm, dan BeAT memiliki diameter 47 mm.
Mesin Honda Grazia 125 memiliki perbandingan kompresi 10:1 yang diklaim mampu menyemburkan tenaga 6,07 kW pada 6.000 rpm dan torsi 10,3 Nm. Lantaran kompresinya rendah, wajar apabila pendinginan mesin Honda Grazia 125 tidak membutuhkan spek yang terlalu advance, cukup menggunakan kipas tanpa radiator. Jadi bisa disimpulkan bahwa mesin 125 cc yang diboyong Honda Grazia 125 tidak secanggih Vario 125 yang sudah berpendingin cairan.
Walau demikian, fitur yang disematkan pada Honda Grazia 125 tidak boleh disepelekan. Mesin eSP yang terpasang di dalamnya telah dilengkapi dengan ACG starter yang halus, idling stop system, dan injeksi bahan bakar PGM-fi. Speedometer Grazia 125 pun sudah menggunakan yang model digital. Bagian headlamp full LED yang agresif, pas beam, dan bahkan dilengkapi tombol engine cut off yang selama ini jarang ditemukan pada skutik. Uniknya lagi, lubang pengisian bensin terdapat di bagian belakang jok, tepat di bawah behel pegangan di bagian belakang.
Adapun harga Honda Grazia 125 tipe termurah yang menggunakan rem teromol depan-belakang dipasarkan 76.923 rupee atau Rp14,9 jutaan di India. Sedangkan Grazia 125 yang sudah menggunakan rem cakram harganya lebih mahal, yakni 84.148 rupee atau Rp16,35 jutaan.






