Jakarta – Kawasaki telah mengumumkan rencana mereka untuk memproduksi sepeda motor hybrid di masa depan. Bahkan belum lama ini pabrikan asal Jepang itu sudah mulai memamerkan prototipe pilihan model hybrid mereka dalam wujud Kawasaki Ninja 250 atau Ninja 400.
“Munculnya prototipe motor hybrid Kawasaki seakan ingin memberikan petunjuk lebih kepada dunia, bagaimana teknologi hybrid yang akan diterapkan Kawasaki sebagai satu evolusi baru dari mesin bensin. Sekaligus untuk memuluskan rencana Kawasaki untuk benar-benar bisa melahirkan motor hybrid,” demikian seperti dilansir Motorcyclenews melalui Detik.
Dalam rencananya tersebut, Kawasaki akan meluncurkan rata-rata sebanyak 16 model sepeda baru mulai tahun 2025 mendatang. Kehadiran sepeda motor anyar itu meliputi motor yang bertenaga hidrogen dan juga listrik. Di samping, Kawasaki mengungkapkan nantinya akan ada 15 model off-road pilihan hybrid yang juga ditawarkan pada konsumen.
Adapun untuk pilihan kendaraan hybrid yang dipadukan dengan hidrogen, Kawasaki telah mengenalkan lewat pilihan mesin 4 silinder supercharged H2. Mesin supercharged H2 tersebut kabarnya sudah dilengkapi dengan injeksi bahan bakar langsung. Mesin ini akan membakar hidrogen seperti bensin dan mengubahnya menjadi uap air.
Kemudian, Kawasaki juga menghadirkan prototipe hybrid dalam bentuk Ninja 250 atau Ninja 400, dengan dilengkapi baterai 48V yang terselip di bawah jok. Baterai tersebut kapasitasnya memang tergolong kecil, tetapi Kawasaki mengklaim jika baterai itu sanggup memberi tenaga listrik murni dalam kota. Baterai 48V yang terletak di bawah kursi dan baterai 12 V berperan untuk mengoperasikan sistem listrik pada mesin bensin.
Selain itu, motor ini juga tetap ditunjang dengan spesifikasi berupa water cooled dan radiator. Dengan mempunyai komponen baterai, Kawasaki Ninja Hybrid juga tetap dapat menggunakan tenaga listrik murni. Yang lebih menarik lagi, motor Kawasaki Ninja Hybrid ke depannya akan menggunakan transmisi semi otomatis. Bagaimana? Tertarik untuk memilikinya?






