Persaingan pasar otomotif dalam segmentasi motor skuter matik kelas 150cc paling premium sekarang sedang dikuasai oleh produsen motor asal negeri Sakura. Setelah pabrikan Honda merilis PCX 150, sang kompetitor, yaitu Yamaha, tak mau kalah dengan menciptakan skuter matik premium kelas 150cc yang diberi nama Yamaha NMAX.
Skuter matik Yamaha ini sudah dirilis awal tahun 2015 lalu, dan masuk pasar Indonesia pada Februari 2015. Yamaha NMAX terbaru ini adalah produk global kedua yang diciptakan oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) setelah Yamaha YZF-R25. Yamaha NMAX membawa beberapa fitur canggih seperti Blue Core, ABS (Anti-Lock Brake System), dan VVA (Variable Valve Actuation).
Sementara, desain pada Yamaha NMAX mirip sekali dengan skuter matik premium global Yamaha lainnya, yaitu Yamaha Majesty. Mulai dari tampak samping, skuter ini terlihat modern, sporty, dan mewah. Dengan memiliki beberapa bagian yang terlihat tidak menyatu, membuat Yamaha NMAX tampak futuristik dan modern.
Selain itu, desain lampu Yamaha NMAX juga terlihat sangat futuristik dan modern pada semua sisinya. Bagian depan yang memiliki desain headlamp berukuran besar terlihat seperti headlamp sport bike Kawasaki Ninja lawas, yang membuat skuter ini semakin nampak menawan.
Sementara untuk sektor dapur pacu, Yamaha NMAX tampaknya memukul telak PCX 150. Menggunakan mesin 4-stroke, SOHC, silinder tunggal. liquid-cooled, berkapasitas 155cc, skuter matik ini diklaim mampu meletupkan daya hingga 11,1 kW pada putaran 8.000 rpm. Sementara, torsi puncak yang bisa dihasilkan menembus 14,4 Nm pada putaran 6.000 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis berjenis V-Belt yang menghasilkan akselerasi yang maksimal. Dengan teknologi Blue Core terbaru andalan Yamaha, membuat Yamaha NMAX semakin menghasilkan performa responsif dan hemat bahan bakar.
Sementara untuk harganya, Yamaha NMAX ABS dibanderol dengan harga Rp27.400.000. Adapun versi Yamaha NMAX Non-ABS, dilepas dengan harga Rp23.500.000. Berikut spesifikasi teknis Yamaha NMAX.
| Dimensi | 1.955 x 740 x 1.115 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 1.350 mm |
| Jarak ke Tanah | 135 mm |
| Berat | 127 kg |
| Kapasitas Bahan Bakar | 6,6 liter |
| Tipe Rangka | Underbone |
| Suspensi Depan | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Unit swing |
| Ban Depan | 110/70-13M/C 48P |
| Ban Belakang | 130/70-13M/C 63P |
| Rem Depan | Single disc brake ABS |
| Rem Belakang | Single disc brake ABS |
| Tipe Mesin | 4-stroke, liquid-cooled, SOHC, silinder tunggal |
| Isi Silinder | 155cc |
| Daya Maksimum | 11,1 kW @ 8.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 14,4 Nm @ 6.000 rpm |
| Sistem Transmisi | V-belt otomatis |
| Sistem Starter | Elektrik |
Namun, meski dibekali sejumlah fitur canggih, performa maksimal, dan harga yang cukup bersahabat, Yamaha NMAX juga tak lepas dari kelemahan. Berikut beberapa kelemahan Yamaha NMAX yang kerap dikeluhkan konsumen.
- Shockbreaker atau suspensi skuter ini dirasa agak keras atau kaku sehingga mengurangi kenyamanan berkendara.
- Bunyi mesin kurang halus dan getaran yang sangat terasa saat dilajukan.
- Setang kemudi terlalu panjang sehingga membuat pengendara agak kesulitan untuk mengontrol.
- Setang yang panjang serta bentuk bodi yang besar membuat skuter ini juga tidak cocok untuk bermanuver di tengah kemacetan.






