Ini Sepeda Motor Pertama di Dunia

 1294 views

saat ini menjadi kendaraan favorit masyarakat dibandingkan lainnya. Selain fleksibel, bisa dikendarai dengan mudah dan praktis, juga bisa dijadikan teman berangkat kerja, pergi sekolah atau kuliah, hingga menjadi kendaraan penyatu bagi komunitas .

Sepeda Motor Pertama di Dunia – sejarahkendaraanbermesin.blogspot.com

 

Saat ini, varian sepeda motor yang berkembang di masyarakat setidaknya terdiri dari motor bebek, motor , , hingga motor gede untuk touring. Selain menggunakan (baik 2-stroke maupun 4-stroke), kini juga semakin gencar dikembangkan motor yang menggunakan tenaga untuk meminimalkan efek gas buang yang bisa mencemari udara dan lingkungan.

Tetapi, tahukah Anda apa motor pertama yang diciptakan di planet bumi ini? Ahli mesin asal Jerman bernama Gottlieb Daimler diklaim sebagai pelopor terciptanya sepeda motor pertama di dunia. Motor buatan Daimler ini pertama kali dipamerkan di depan publik Jerman pada 29 Agustus 1885. Daimler pada saat itu juga langsung mematenkan motor ciptaannya tersebut.

Daimler menciptakan sepeda motor dari hasil pengembangan mesin 4-tak yang diciptakan oleh sang bos, Nicoulas Otto. Dari situ, lulusan Politeknik Stuttgart itu menciptakan mesin baru dengan bahan bakar bensin. Ia juga menciptakan karburator. Pada akhirnya, dibantu asisten bernama Wilhelm Maybach, Daimler pun berhasil memasang mesin dan karburator pada sepeda, yang kemudian disebut sebagai motor pertama di dunia.

Meski demikian, rancangan pertama sepeda motor sudah dibuat sebelumnya di tahun 1868 oleh pria Perancis bernama Ernest Michaux. Tenaga penggerak yang dipergunakan pada waktu itu direncanakan ialah mesin uap. Proyek ini sendiri gagal. Kemudian, Edward Butler mencoba menyempurnakan dengan membuat kendaraan lain, yaitu kendaraan roda tiga dan digerakkan motor dari mesin pembakaran dalam.

Setelah beberapa kali dirancang dan gagal, Daimler akhirnya berhasil melakukannya pada tahun 1885. Pada 10 November 1885, sepeda motor tersebut diuji coba pertama kali oleh putra Daimler, Paul, dari Kota Cannstatt menuju Untertukhem, Jerman dengan jarak tempuh 8 mil atau sekitar 12,8 km. Meski cukup sukses, namun mesin motor masih panas sehingga membuat perjalanan Paul kurang nyaman dan kurang sempurna.

Kemudian, Daimler dan Maybach memperbaiki dan mengembangkan mesinnya hingga motor dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Sepeninggal Daimler pada 1900, Maybach meneruskan inovasi tersebut dengan mengembangkan mesin yang kini berbuah menjadi mobil Mercedes.

   
Penulis: