Kelemahan Ninja 250 FI, Mulai Boros BBM hingga Harga yang Mahal

 13407 views

Beberapa tahun belakangan ini, berfairing dengan berkapasitas 250cc semakin diminati. Tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi saja, seperempat liter juga menjadi bagian dari gaya hidup, terutama untuk kaum urban.

motoblast.org

 

Melihat pangsa pasar yang luas, beberapa pabrikan juga getol menelurkan motor sport 250cc, salah satunya Kawasaki. Berlabel 250, Kawasaki juga membekali motor sportnya tersebut dengan sistem injeksi, yang pertama kali menyapa publik otomotif Tanah Air pada tahun 2012 silam.

Ninja 250 FI, yang notabene penerus Ninja 250 sebelumnya, hadir dalam dua varian, yaitu berteknologi ABS (Anti-Lock Brake System) dan Non-ABS. Motor ini telah dilengkapi dengan teknologi Slipper Clutch yang mampu mengurangi efek back torque atau engine brake pada saat menurunkan gigi dengan cepat atau mendadak.

Sebagai salah satu motor sport mahal, Ninja 250 FI juga telah dilengkapi -fitur unggulan. motor terlihat lebih maskulin, sedangkan bagian stang didesain dengan stang jepit ala motor semi-balap. Sementara, joknya mengusung jenis single seat, dan headlamp memiliki dua lampu utama yang menyerupai mata orang sehingga memberikan kesan lebih agresif.

Untuk sektor dapur pacunya, Ninja 250 FI dibekali mesin berkapasitas 249cc, 4-stroke, DOHC, dua silinder sejajar, liquid-cooled. Dengan bekal tersebut, kuda besi ini mampu meletupkan daya hingga 32 ps pada putaran mesin 11.000 rpm, serta torsi maksimal menyentuh 21 Nm pada putaran mesin 10.000 rpm. Semua tenaga tersebut disalurkan melalui sistem transmisi 6 percepatan.

Meski memiliki fitur andal dan mesin gahar, namun Ninja 250 FI tak luput dari kekurangan. Beberapa kelemahan motor sport ini adalah:

  • Jika dibandingkan motor sejenis, CBR 250 FI misalnya, Ninja 250 FI ternyata cukup boros bahan bakar. Motor ini memerlukan satu liter pertamax hanya untuk menempuh jarak 19-23 km. Sementara, CBR 250 FI mampu menempuh jarak 28-32 km dengan satu liter bahan bakar.
  • Ninja 250 FI memiliki bobot yang cukup berat di kelasnya, yakni 172 kg, sehingga memengaruhi performanya, terutama saat membuat handling.
  • Oli shock depan mudah rembes, terutama setelah motor selesai dicuci.
  • Spatbor belakang yang kurang kompatibel, terutama saat musim hujan.
  • Ninja 250 FI tergolong mahal di kelasnya, sekitar Rp53 jutaan.
   
Penulis: