Norton Slim-line Featherbed Frame, Bingkai Motor Super Ringan

Bagi pencinta motor klasik, pasti sudah tidak asing lagi dengan Norton. Norton merupakan brand lawas asal yang telah berdiri sejak tahun 1898. Didirikan oleh James Lansdowne Norton, pabrikan ini menjadi salah satu merek legendaris asal Britania Raya, selain Royal Enfield, Triumph, BSA, dan juga Ariel.

Norton Slim-line Featherbed Frame – www.blonkindustries.com

 

Pada tahun 1902, Norton mulai membangun motor pertama mereka menggunakan Perancis dan Swiss. Lima tahun kemudian, Norton lewat pengendaranya, Rembrandt Flower, memenangkan kelas silinder kembar pada ajang Isle of Man TT edisi perdana.

Pada tahun 1908, ada delapan motor yang dijual, enam menggunakan mesin Norton sedangkan dua lainnya menggunakan mesin merek lain. Mesin pada motor ini mengawali sistem satu silinder, yang kemudian dilanjutkan dengan beberapa perubahan hingga akhir 1950-an.

Di , Norton ternyata juga pernah menyapa publik otomotif dalam negeri. Model ES2 merupakan salah satu motor keluaran Norton yang cukup populer di Tanah Air. Motor ini dibekali dengan mesin tipe 4-stroke, single cylinder, side valve, berkapasitas 490cc, sehingga mampu meletupkan daya maksimal 15,4 kW dan kecepatan puncak 126 km per jam.

Selain beragam , pabrikan ini juga sempat membuat sebuah bingkai yang terkenal dengan nama Featherbed Frame atau bingkai bulu. Bingkai ini dikembangkan Norton untuk meningkatkan performa motor mereka pada ajang seperti Isle of Man TT tahun 1950. Kala itu, bingkai atau frame ini dianggap sebagai sebuah revolusioner.

Bingkai Featherbed sendiri terinspirasi pada kerangka produk Norton sendiri yang menggunakan prinsip yang sama, seperti Munch Mammoth dan mesin BSA C15 250cc. Bingkai Featherbed dirancang oleh Rex dan McCandless untuk motor Norton Manx yang mengusung mesin 500cc, SOHC, silinder tunggal, pada tahun 1949.

Ketika memimpin tim balap Norton, pembalap Harold Denis mengatakan bahwa ia serasa “menaiki bulu” ketika mengendarai motor Norton. Berawal dari ungkapan Denis inilah, nama Featherbed berasal. Agar produknya tersebut tidak dijiplak perusahaan lain, Norton kemudian mengajukan paten pada Oktober 1949. Meski demikian, bingkai ini tidak dipublikasikan hingga tahun 1952.

Pada tahun 1967, Featherbed digantikan frame Norton Isolastic yang digunakan pada model Norton Commando. Meski demikian, Norton terus menawarkan Mercury dengan bingkai Featherbed sampai produksi dihentikan oleh 1970. Saat ini, replika bingkai terus diproduksi oleh beberapa perusahaan spesialis.

   
Penulis: