Pabrikan India Bangkitkan Kembali Motor Jawa 350 Special

 710 views

Sepeda-.info – Bagi penggemar atau kolektor motor-motor klasik, pasti sudah tidak asing lagi dengan Jawa 350 Special. Ini adalah asal Cekoslowakia yang pertama kali dirilis pada tahun 1929 silam, mengalami masa keemasan di era 1950-an, sebelum akhirnya mati suri di dekade 1990-an. Nah, kabar terbaru menyebutkan, sebuah otomotif asal India berencana ‘membangkitkan’ kembali Jawa 350 dengan berbagai terkini.

Jawa 350 Special – automix.cars.cz

Seperti dilansir dari Visordown.com, adalah Mahindra & Mahindra, sebuah perusahaan asal India, yang mengakuisisi 60 persen saham di Classic Legend Private Limited, sebuah perusahaan yang tidak hanya memiliki semua lisensi BSA, melainkan juga lisensi eksklusif Jawa Moto untuk India dan pasar Asia lainnya. Meski belum diketahui kapan motor lawas baru ini akan tersedia, namun perusahaan telah mendapatkan persetujuan Eropa untuk beberapa persyaratan, termasuk batas emisi Euro4 dan rem ABS.

Masih mengusung nama yang sama seperti versi aslinya, motor ini juga tetap membawa bergaya retro, namun telah dibekali dengan fitur modern. Jawa 350 Special ‘reborn’ ini akan ditanami Euro4, sistem pengereman ABS, dan starter elektrik. Sementara, sasis tampaknya bakal menggunakan Mash Roadster, sedangkan tangki memiliki bensin 17 liter.

Di sektor jantung pacu, motor ini kemungkinan bakal dibekali dengan mesin OHC, berkapasitas 397cc, dengan sistem pendingin udara. Dengan modal tersebut, Jawa 350 Special diprediksi mampu memuntahkan tenaga maksimal 27,73 HP pada putaran 6.500 rpm, mencapai kecepatan puncak 130 km per jam, dan menyentuh torsi di angka 30,6 Nm. Menurut rencana, Jawa 350 Special ini akan dilepas dengan 99,930 CZK atau sekitar Rp54 jutaan, dan menyasar pasar Amerika Tengah, Rusia, dan Inggris.

Ketika mengakuisisi Jawa pada tahun 2016 kemarin, Mahindra & Mahindra memang sempat mengatakan bahwa Jawa baru kemungkinan akan diluncurkan dua tahun lagi. Dalam pernyataannya, Mahindra menyebut bahwa baru tersebut akan menangkap karakter, DNA, dan etos dari merek tersebut.

   
Penulis: