Penjualan Motor Merosot, Garansindo batal jadi agen Harley

 10737 views

Jakarta – Groupmengurungkan niatnya untuk menjadi agen penjual Harley Davidson di . Alasannya, mereka kini sedang fokus memperkuat lini merek-merek kendaraan yang sudah ada.

Meski begitu, banyak yang menduga bahwa keputusan Garansindo ini juga didasari oleh turunnya daya beli masyarakat.

dhani yahya – thegaspol.com

 

“Sehingga kami mengundurkan diri untuk mengambil ,” kata Dhani Yahya, Managing Director Garansindo Group melalui surat elektronik (25/4). 

Garansindo memang telah memiliki sejumlah unggulan yang tengah dipasarkan, diantaranya Jeep Wrangler, Dodge Journey, dan Fiat 500 di kelas kendaraan roda empat. Sedangkan untuk , perusahaan ini menjadi agen Scrambler , Peugeot Scooters, dan Django.

Garansindo memilih untuk memperkuat pemasaran produknya, mengingat kondisi industri otomotif di tanah air saat ini masih lesu karena perekonomian yang belum stabil. 

“Kami yakin bahwa lesu ekonomi sementara sehingga pada tahun 2017 akan normal kembali dan ada peningkatan,” ujar Dhani.

Kabar mundurnya Garansindo dari rencana penjualan Harley Davidson tampaknya telah diketahui oleh PT Mabua Motor Indonesia. Mabua Motor sendiri masih menjadi dealer Harley untuk Indonesia hingga saat ini.

Dikonfirmasi terpisah, Presiden Direktur PT Mabua Motor Indonesia Djonie Rahmat menyatakan telah mengetahui keputusan Garansindo tersebut.

“Kami sudah mendengar bahwa Garansido batal ambil Harley, walaupun tidak tahu apa faktornya. Yang jelas, kami masih melayani penjualan dan Harley sampai Juni nanti,” serunya (26/4).

Pasca melepas predikat sebagai penjual Harley Davidson nanti, Mabua Motor belum memutuskan langkah bisnis selanjutnya. Namun, tak menutup kemungkinan Mabua Motor akan kembali berkutat di ranah otomotif jika memang ada kesempatan.

“Jika ada peluang, kami akan tetap main di otomotif tapi sementara kami pastikan untuk istirahat dulu,” pungkas Djonie.

   
Penulis: