Prosedur Balik Nama STNK dan BPKB Sepeda Motor

 2889 views

Jika Anda baru membeli sepeda bekas atau second, Anda sebaiknya segera melakukan balik nama atau tukar nama surat-surat sepeda yang bersangkutan menjadi atas nama Anda. Hal ini berguna untuk memudahkan Anda ketika harus membayar pajak kendaraan bermotor atau mengurus perpanjangan .

balik nama STNK dan BPKB – www.depoknews.id

 

Balik nama sendiri merupakan pengalihan nama dan alamat pada kendaraan bermotor dari pemilik pertama kepada pemilik kedua dan selanjutnya. Balik nama ini akan mengubah nama atau alamat yang tertera di STNK dan BPKB menjadi nama atau alamat yang baru. Meski begitu, balik nama tidak mengubah plat nomor kendaraan yang bersangkutan.

Selain ketika membeli motor bekas, balik nama juga diperlukan ketika pemilik pindah alamat tinggal, terutama ketika pindah ke luar kota atau daerah. Bisa dibayangkan bagaimana susahnya jika Anda harus mengurus perpanjangan STNK di tempat yang jauh dari rumah tinggal.

Untuk mengurus balik nama, beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan pemilik sepeda motor adalah STNK asli dan fotokopi, KTP pemilik baru (asli dan fotokopi), BPKB asli dan fotokopi, serta kwitansi pembelian motor yang ditandatangani di atas materai Rp6.000 (plus fotokopi). Untuk balik nama pada STNK, prosedur yang mesti dilalui adalah:

  • Datang ke SAMSAT ( Manunggal Satu Atap) terdekat dengan membawa berkas persyaratan yang telah disiapkan.
  • Melakukan tes fisik sepeda motor dan selanjutnya akan diberi lembaran hasil cek tes fisik untuk diserahkan bersama dengan berkas kelengkapan ke loket pengesahan cek fisik khusus balik nama.
  • Kemudian, lakukan pendaftaran balik nama dengan menunjukkan semua dokumen serta kwitansi pembelian motor. Anda akan diberi formulir untuk diisi yang kemudian diserahkan kembali ke petugas. ini biasanya membutuhkan waktu 2-5 hari.
  • Setelah tiba hari yang ditentukan, Anda datang lagi ke Kantor SAMSAT dengan membawa lembaran tanda terima dan BPKB asli. Serahkan dokumen-dokumen tersebut ke petugas dan Anda diminta melakukan pembayaran di loket. Lalu, setelah membayar pajak, Anda tinggal menunggu dipanggil untuk mengambil STNK yang telah selesai diganti namanya.

Sementara untuk balik nama BPKB, dilakukan di Kepolisian Daerah (Polda) dengan membawa berkas seperti KTP asli dan fotokopi, STNK baru asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, kwitansi jual beli motor di atas materai Rp6.000 dan telah dilegalkan oleh SAMSAT, serta hasil pengesahan cek fisik sepeda motor.

Di Polda, Anda akan diberi nomor antrean dan formulir untuk balik nama BPKB dari petugas yang akan memeriksa kelengkapan berkas Anda. Jika berkas Anda lengkap, petugas tersebut akan memberi Anda tanda pembayaran ke bank. Selanjutnya, lakukan pembayaran sebesar Rp80.000 untuk motor di loket bank yang tersedia. Setelah membayar, Anda akan diberi salinan slip bukti setoran dan stiker khusus untuk ditempelkan pada formulir pendaftaran.

Usai pembayaran lunas, isi formulir pendaftaran sesuai dengan data motor Anda lalu tempelkan stiker khusus dari bank tadi di formulir tersebut. Serahkan formulir dan berkas tersebut kepada petugas dan Anda akan mendapatkan tanda terima sebagai bukti BPKB Anda sudah didaftarkan dan tengah dalam proses balik nama. Pada tanggal yang ditentukan, Anda kembali lagi ke Polda untuk mengambil BPKB baru dengan membawa tanda terima dan fotokopi KTP.

   
Penulis: