Suzuki Bakal ‘Hidupkan’ Lagi Smash di Indonesia

 1220 views

Sepeda-.info – Smash merupakan salah satu sepeda motor bebek keluaran Suzuki yang cukup pada medio tahun 2000-an lalu. Sayangnya, asal Jepang tersebut memutuskan menghentikan produksi Smash karena semakin populernya motor skuter matik. Namun, kabar menyebutkan, Suzuki berniat ‘menghidupkan’ kembali Smash untuk pasar Indonesia.

Suzuki Smash – www.iotomotif.com

 

Kabarnya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku distributor resmi Suzuki di Indonesia akan meluncurkan kembali Smash pada pertengahan tahun 2017 ini. Keputusan tersebut diambil karena melihat kondisi pasar sepeda motor di Tanah Air membaik, terutama untuk segmen motor bebek.

“Motor bebek masih punya pasar di Indonesia, dengan angka penjualan mencapai 60.000 unit per bulan,” ujar Department Head Marketing and Sales 2W PT SIS, Yohan Yahya. “Kami mau mengambil pasar tersebut”

Ditambahkan Yahya, Suzuki akan fokus pada segmen bebek low-end karena mereka masih memiliki model Satria F150 di segmen high-end dan performa. “Kalau low-end, syaratnya motor harus tahan banting dan tidak perlu fitur yang aneh-aneh. Semester ini (Smash) akan kami hadirkan,” sambung Yahya.

“Kami tengah melakukan penyempurnaan pada model All New Smash,” imbuh Yahya. “Namun, untuk soal dapur pacu, itu masih menjadi rahasia. Harap bersabar.”

Menurut bocoran yang beredar di dunia maya, Suzuki bakal membekali Smash terbaru dengan sistem bahan bakar injeksi, sesuai dengan tren di sepeda motor masa kini. Di samping itu, Smash terbaru juga kemungkinan bakal dibagi menjadi dua segmen, salah satunya untuk kebutuhan fleet. Sementara, masih tetap mengusung 113cc.

Selain Smash, Suzuki juga berencana untuk meluncurkan model Nex terbaru yang bermain di segmen skuter matik. Rencananya, skuter ini akan dipamerkan dalam ajang Pekan Raya Jakarta di Kemayoran pada bulan April mendatang. “Mungkin setelah peluncuran Nex, baru All New Smash. Jadwal produk keluar, sekitar April-Mei mendatang. Mesin kemungkinan masih sama, hanya bermain di warna,” kata tenaga pemasaran PT SIS, Anto.

   
Penulis: