Untuk mengantisipasi pesatnya pasar skuter matik di Indonesia, Suzuki melalui Indomobil Sukses Internasional merilis Skywave 125 pada Agustus 2007 silam. Saat itu, motor otomatis ini hadir dengan inovasi terbaru dan fitur-fitur canggih dibanding para pesaing di segmen skuter kelas menengah, seperti Yamaha Nouvo dan Honda Vario Techno.
Secara tampilan, Suzuki Skywave 125 mengusung desain yang bernuansa futuristik dan elegan. Ini tampak pada model lampu depan ganda yang masing-masing menyatu dengan lampu sein yang berada di bagian atas spakbor depan. Sementara, di sekitar pijakan kaki terdapat desain garis-garis tajam dan agresif.
Meski hadir di segmen skuter matik kelas menengah, Skywave 125 tampil dengan bodi yang lebih ramping. Motor ini memiliki ukuran 1.935 mm x 670 mm x 1.070 mm dengan jarak sumbu roda 1.285 mm dan berat mencapai 113 kg. Agar bisa bermanuver dengan stabil dan memberikan kenyamanan pada pengendara, skuter ini disokong suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang lengan ayun.
Beralih ke sektor jantung pacu, Suzuki membekali Skywave 125 dengan mesin tipe 4-stroke, SOHC, silinder tunggal, 2 klep, berpendingin udara, berkapasitas 124cc. Dengan bekal tersebut, skuter ini mampu memuntahkan tenaga 9,6 HP pada putaran 8.000 rpm dan torsi puncak menembus 9,6 Nm pada putaran 6.000 rpm.
Selain itu, Suzuki Skywave 125 juga telah dilengkapi dengan teknologi SJCS (Suzuki Jet Cooling System) serta PAIR (Pulsed Secondary Air System) untuk menurunkan emisi gas buang. Silinder motor ini juga memiliki lubang intake menyamping sehingga memudahkan konsumen untuk melakukan pembongkaran dan penyetelan karburator dengan cara melepas kedua frame front cover.
Sementara untuk menjaga fungsi pelumasan agar tetap berjalan baik, skuter ini juga dilengkapi filter oli dan strainer oli. Adapun fitur switch standar samping, membuat mesin Skywave 125 tidak bisa dinyalakan jika side stand sedang digunakan.
Berikut spesifikasi teknis Suzuki Skywave 125.
| Dimensi | 1.935 mm x 670 mm x 1.070 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 1.285 mm |
| Jarak ke Tanah | 140 mm |
| Berat | 113 kg |
| Kapasitas Bahan Bakar | 4,7 liter |
| Tipe Rangka | Underbone |
| Suspensi Depan | Teleskopik, Pegas Ulir, Peredam Oli |
| Suspensi Belakang | Lengan Ayun, Tabung Ganda, Pegas Ulir, Peredam Oli |
| Rem Depan | Cakram Hidrolis 220 mm |
| Rem Belakang | Tromol 130 mm |
| Ban Depan | 70/90 - 16 M/C 36P |
| Ban Belakang | 80/80 - 16 M/C 43P |
| Tipe Mesin | 4-stroke, SOHC, silinder tunggal, 2 klep, pendingin udara, 124cc |
| Diameter x Langkah | 53,5 mm x 55,2 mm |
| Daya Maksimum | 9,6 HP @ 8.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 9,6 Nm @ 6.000 rpm |
| Karburator | Mikuni BS26 |
| Sistem Transmisi | CVT, V-belt |
| Starter | Electric dan Kick |
| Kopling | Kering Otomatis, Sentrifugal |






