Rilis November, Yamaha E-Vino 2021 Usung Dua Warna Baru

Sepeda-.info – Perusahaan asal Jepang, Yamaha, baru saja mengumumkan terbaru dari mereka, E-Vino. untuk edisi tahun 2021 tersebut mengadopsi dua warna anyar, yakni kombinasi warna kuning-putih serta putih. Menurut rencana, edisi paling gres ini akan mulai diedarkan secara resmi pada pertengahan November 2020 mendatang.

Yamaha E-Vino 2021 Warna Baru – naikmotor.com

Pada model 2021 yang baru saja diumumkan, grafik diubah dari hitam menjadi navy tua berdasarkan pada warna putih konvensional dan ‘kuning-putih’ yang cerah dan aktif, plus dua corak kuning pop dan putih bersih, serta gambar yang lebih bersih. Dengan kemunculan dua kelir anyar, otomatis tersebut sedikit naik menjadi 269.800 yen per unit.

Baca juga:   BMW Motorrad Luncurkan Motor Terbaru G 310 R & R Nine T Racer di Bali

E-Vino sendiri adalah skuter listrik yang didasarkan pada Vino lama. Kuda besi ini didukung oleh baterai lithium-ion yang dapat dilepas dan memiliki dua mode daya, serta mode penguat yang beroperasi selama 30 detik saat Anda ingin berakselerasi atau menanjak. Dengan jarak jelajah mencapai 29 km, motor dapat ditunggangi untuk menempuh jarak pendek dengan nyaman, serta punya torsi yang baik untuk kecepatan sangat rendah.

Baca juga:   Yamaha Xabre Diekspor ke Vietnam & Filipina dengan Nama TFX150

Di Indonesia, skuter elektrik ini sebenarnya sempat diperkenalkan kepada publik dalam negeri pada November 2017. Sayangnya, walau sudah berselang tiga tahun, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) agaknya masih enggan untuk memasarkan E-Vino di pasaran Tanah Air. Menurut mereka, perlu studi dan persiapan khusus untuk masuk ke era .

Baca juga:   Murah Meriah, Motor Listrik Terbaru Jarvis Friday Dibanderol di Bawah Rp9 Juta

“Pihak Yamaha masih menunggu aturan final kendaraan listrik. Kendati pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan, untuk aturan turunannya sendiri memang belum ada,” jelas Manager Public Relation PT YIMM, Anton Widiantoro, beberapa waktu lalu. “Di mana kita harus siapkan charging station-nya, di mana sisi safety-nya, di mana dari unsur aturannya. Sebagaimana aturan, dia harus pakai SIM atau tidak. Jadi, banyak aturan.”

   
Penulis: