Yamaha Scorpio Z tampil sebagai varian motor sport dengan spek paling tinggi yang dimiliki oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Bagi para pemburu kecepatan, tenaga sebesar 19ps@8000rpm yang mampu dimuntahkan oleh Scorpio Z membuatnya layak untuk dipilih. Meski begitu, Scorpio seakan menjadi anak tiri di antara keluarga besar YIMM. Upgrade yang diberikan oleh YIMM terkesan kuran berarti dan hanya sebatas ‘ganti baju’.
Pada kesempatan kali ini, akan kita kupas segala kelemahan yang dimiliki oleh varian berkapasitas mesin terbesar dari YIMM ini.
Mesin Cepat Panas dan Performa Loyo
Hal ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan pemilik Scorpio. Berkendara dalam durasi panjang membuat mesin menjadi super panas dan tenaga yang disemburkan seketika berubah menjadi loyo. Untuk mengakalinya, tidak sedikit diantara pengguna yang kemudian memilih untuk memasang oil cooler.
Masih menggunakan Karburator
Teknologi karburator dianggap bertentangan dengan konsep irit yang justru digalakkan oleh mayoritas pabrikan motor. Selain itu, emisi gas buang masih terlalu tinggi hingga dianggap tidak ramah lingkungan dan bakal terbentur Euro 3.
Rem Belakang Belum Cakram
Rem belakang Yamaha Scorpio Z masin memanfaatkan tipe Tromol.
Kapasitas Oli Mesin lebih Besar
Kapasitas oli yang harus diisikan pada Yamaha Scorpio Z adalah sebesar 1,25 liter. Hal ini dinggap cukup merepotkan, karena Anda tak cukup hanya dengan menyediakan 1 botol oli bervolume 1 liter.
Getaran Mesin pada kecepatan Medium
Keadaan ini bisa Anda rasakan ketika Anda memacunya dalam kecepatan medium. Namun efeknya akan berkurang ketika Anda memasuki mode high speed.
Hanya Nyaman untuk dikendarai Sendiri
Mono Shock di belakang Scorpio dirasa terlalu empuk seolah ambles jika digunakan untuk berboncengan, namun sangat nyaman untuk digunakan berkendara seorang diri.
Bobot Berat
Masalah ini baru akan terasa ketika motor sedang mogok, atau terjadi hal-hal lain yang mengharuskan Anda menuntun motor atau memasang dongkrak. Dengan bobotnya yang mencapai 140 kg, tentu butuh tenaga lebih untuk menuntun atau mengangkatnya.
Spare part mulai Langka
Scorpio Z terakhir kali dirilis pada tahun 2009. Masalah klasik yang dihadapi oleh pemilik motor yang sudah tidak diproduksi adalah susahnya mencari spare part pengganti. Dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, spare part Scorpio akan benar-benar menjadi langka.
Harga Jual Kembali kurang Memuaskan
Dibandingkan produk kompetitor yang sekelas, harga jual Yamaha Scorpio bekas bisa dikatakan cukup anjlok di pasaran karena peminatnya yang terbatas.





