BMW R69S, Classic Bike Konservatif Setara Mercedes

 314 views

Memang mengasyikkan jika berbicara tentang motor-motor klasik yang telah meluncur pada puluhan tahun yang lampau. Pasalnya, selain memiliki yang unik dan khas, banyak dari motor-motor lawas ini yang ternyata telah dibekali dengan yang mumpuni, sehingga tetap diburu oleh para penggemar classic bike maupun kolektor.

R69S – en.wikipedia.org

Berbicara tentang motor klasik, kita tentu tidak bisa berpaling dari sosok BMW atau Bayerische Motoren Werke. Pasalnya, BMW telah melanglang-langlang buana di industri global sejak tahun 1923 silam. Dalam perjalanannya yang hampir mencapai satu abad, ini telah melemparkan puluhan, bahkan ratusan, model sepeda motor, salah satunya model BMW R69S.

BMW R69S diketahui pertama kali dibangun pabrikan di Munich pada tahun 1960. Motor ini merupakan kembaran dari model R69 yang terlebih dahulu diproduksi pada tahun 1955. Namun, dibandingkan model R69, model R69S dirancang sebagai motor yang memiliki tenaga lebih tinggi, kompresi tinggi untuk varian sport bike.

Pada bulan Juni 1962, majalah Cycle World menerbitkan sebuah artikel mengenai review tentang BMW R69S. Bunyi artikel tersebut kurang lebih adalah “Tanyakan kepada setiap pengendara, sepeda motor apa yang mereka anggap versi roda dua dari Rolls-Royce, dan hampir semuanya bakal menjawab BMW. Jawaban tersebut memang tidak salah, kecuali bahwa produk buatan Bayerische Motoren Werke menggabungkan teknik canggih dari Inggris yang terkenal.”

Tidak cukup sampai di situ, Cycle World juga menambahkan bahwa sebenarnya sepeda motor BMW lebih seperti Mercedes dibandingkan Rolls-Royce. Motor ini konservatif dalam banyak hal, namun tetap melangkah ke depan. Dalam kasus apa pun, BMW memiliki atribut yang membuatnya unik, dan telah memperoleh reputasi yang membuatnya menjadi sepeda motor prestise, bahkan di antara orang-orang yang biasanya tidak memberikan pandangan kedua pada kendaraan roda dua.

“Motor ini memenangi kontes kecepatan, mesin yang halus, terbaik, paling tenang, dan terbersih. Jujur, kami berpikir bahwa siapa pun yang khawatir atas kinerja dan potensinya, adalah salah,” sambung Cycle World. “BMW R69S cukup cepat untuk menangani medan apa pun, dan memiliki atribut dalam touring, yang jauh lebih berharga daripada kecepatan belaka.”

Di bagian jantung pacu, motor ini menggendong mesin 4-stroke, two cylinder horizontally opposed Boxes, 2 valve per cylinder, berkapasitas 594cc, pendingin udara. Dengan modal tersebut, BMW R69S mampu menyemburkan tenaga maksimal 31,3 kW pada putaran 7.000 rpm melalui sistem manual 4 percepatan. Berikut spesifikasi teknis BMW R69S.

Tipe Mesin 4-stroke, two cylinder horizontally opposed Boxes, 2 valve per cylinder
Kapasitas Mesin 594cc
Diameter x Langkah 72 x 73 mm
Sistem Pendinginan Air-cooled
Rasio Kompresi 9,5:1
Daya Maksimum 31,3 kW @ 7.000 rpm
Transmisi Manual 4-speed
Starter Electric
Rangka Double loop steel tubular
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Swing arm
Rem Depan Drum brake 200 mm
Rem Belakang Drum brake 200 mm
Ban Depan 3,50-S18
Ban Belakang 4,00-S18
Berat 200 kg
Kapasitas Bahan Bakar 17 L
   
Penulis: