Dollar Melambung, 2 Pabrik Motor Terbesar Sepakat Naikkan Harga

 3195 views

Anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS hingga tembus di angka 14.500 membuat banyak pihak mengaku kalang kabut, termasuk 2 pabrikan terbesar asal . Melalui perwakilannya, PT Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Motor (AHM) akhirnya menyatakan untuk menaikkan jual motor mereka. Langkah ini diambil sebagai konsekuensi dari dampak naiknya Dollar, terutama agar perusahaan bisa tetap survive.

Margono Tanuwijaya selaku Marketing Director PT AHM mengatakan bahwa kenaikan harga merupakan keputusan yang tidak bisa dihindari jika harga kurs Dollar terus merangkak naik. Meski begitu, PT AHM masih menunggu hingga awal tahun depan sambil memantau kondisi pergerakan Rupiah. “Yang jelas, kalau sampai Rp 14.500 pasti akan naik. Tapi, kita harus menunggu, kan tidak bisa langsung bulan depan naikkan harga karena dolar sudah di angka Rp 14.500,” ungkapnya.

Di lain pihak, Mohammad Masykur sebagai Asisten GM Pemasaran YIMM, menyatakan bahwa Yamaha menaikkan harga masing-masing dengan kisaran yang bervariasi mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000. “Untuk kenaikan per modelnya saya kurang hafal, tapi rangenya dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000 masing-masing ,” ucap Masykur saat dihubungi oleh wartawan via panggilan telepon, kemarin (21/9).

Dikaitkan dengan melemahnya perekonomian Indonesia, Yamaha Indonesia mengaku belum sampai merumahkan karyawan. Hanya saja, ada efisiensi jam operasional . “Kondisi berjalan normal, ada pengurangan target penjualan namum saya belum dapat info besarnya berapa dan kami tidak ada pengurangan karyawan namun sudah mengurangi aktivitas lembur,” paparnya.

   
Penulis: