Lambretta LN 151, Legenda yang ‘Hidup’ Kembali

 2394 views

Berbicara skuter asal , Lambretta mungkin kurang populer jika dibandingkan dengan Vespa buatan Piaggio. Bahkan, ada beberapa kalangan yang menyebut bahwa Lambretta merupakan salah satu varian Vespa bikinan Piaggio. Karena itu, lantas muncul istilah Vespa Lambretta untuk menyebut skuter buatan Lambretta.

Lambretta LN 151 – flickriver.com

 

Jika ditilik ke belakang, Lambretta merupakan skuter yang berawal dari ide Ferdinando Innocenti, yang pertama kali diproduksi pada tahun 1947 di Milan, setahun usai Enrico Piaggio merilis Vespa pertama di Florence, Italia. Nama Lambretta sendiri berasal dari kata “Lambrate”, yakni sebuah daerah di pinggiran Kota Milan yang dilalui sungai, tempat pabrik milik Innocenti berada.

Sejak pertama kali memproduksi skuter pada tahun 1947, Lambretta telah merilis banyak varian skuter yang cukup unik dan menarik. Dan, salah satu model skuter lawas yang “dihidupkan” kembali oleh pabrikan ini adalah model LN 151.

Lambretta sendiri sebelumnya sempat absen dalam industri sepeda motor dalam kurun waktu sekitar 40 tahun terakhir. Bahkan, pabrik Lambretta di India sempat ditutup pada tahun 1997 silam. Namun, pada tahun 2010, dua perusahaan, yaitu Lambretta Scooter Ltd dan Scooter Asia (TBS), bersinergi dengan membentuk perusahaan patungan baru bernama Fine White Line Ltd.

Kedua perusahaan ini kemudian mendeklarasikan kembali merek Lambretta pada tahun 2010. Setahun setelahnya, dalam ajang EICMA 2011 di Milan, Italia, mereka merilis line-up andalannya, yaitu LN Series. Selain LN 125, perusahaan yang berbasis di Taiwan ini juga melemparkan kembali model LN 151 dan diharapkan mampu bersaing di pasar global.

Seperti yang asli, Lambretta LN 151 ini merupakan skuter yang mempertahankan seni kontemporer dan modern, serta garis-garis pada bodi Lambretta yang dirancang pada tahun 1947, yang menyampaikan kesan nilai asli dari dan rasa Italia. Yang unik, ini sudah dirancang sejak medio 1960-an.

Desain kendaraan ini sendiri dirancang langsung oleh staf ahli teknis Italia yang dipimpin Alessandro Tartarini, putra pendiri Italjet. Alessandro memang sengaja mengembangkan Lambretta LN versi modern ini sebagai bentuk penghormatan kepada nenek moyang seri LN. Alessandro Tartarini yang mengonsep LN mengatakan produknya sebagai kualitas Italia, gaya Italia, dan konsep Italia.

Untuk sektor jantung pacu, Lambretta LN 151 didukung mesin 4-stroke, single cylinder, berkapasitas 151cc, SOHC, pendingin udara. Dengan modal tersebut, skuter ini disebut mampu meletupkan daya maksimal 10,33 HP pada putaran 7.500 rpm dan torsi puncak 10,80 Nm pada putaran 6.000 rpm melalui transmisi otomatis.

Tersedia lima pilihan untuk model LN 151, yaitu Milk Cyan (biru muda), Milk Yellow (kuning muda), Milk Red (merah), Milk Coral (Jingga), dan Cream Green (hijau tua). Ketika pertama kali dilempar ke pasaran global, satu unit skuter ini dilepas dengan Rp50 jutaan. Berikut teknis Lambretta LN 151.

Dimensi 1.930 x 530 x 1.380 mm
Tinggi Jok 800 mm
Berat 111 kg
Bahan Bakar 6 L
Frame Steel
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Monoshock
Ban Depan 110/70-12
Ban Belakang 120/70-12
Rem Depan Single Disc 190 mm
Rem Belakang Drum
Mesin 4-Stroke, Single-cylinder, SOHC, Air-cooled
Kapasitas Mesin 151cc
Diameter x Langkah 57,4 x 58,2 mm
Daya Maksimum 10,33 HP @ 7.500 rpm
Torsi Maksimum 10,80 Nm @ 6.000 rpm
Transmisi Otomatis
Starter Electric
Bahan Bakar Carburetor
   
Penulis: