Model Modifikasi Motor untuk Pengguna Kursi Roda

 1772 views

Diakui atau tidak, kaum difabel (orang dengan kebutuhan khusus, sebutan untuk penyandang cacat) masih menjadi bagian dari masyarakat yang tersisih. Perlakuan diskriminatif terhadap orang-orang ini telah mencakup segala bidang, tak terkecuali urusan roda dua. Seperti diketahui, sepeda yang beredar di Indonesia masih belum akomodatif bagi penyandang difabel, khususnya mereka yang harus menggunakan kursi roda.

Motor untuk Pengguna Kursi Roda – motordifabel.blogspot.co.id

 

Namun, keterbatasan ini tidak serta-merta membuat para kaum difabel menjadi manja. Berkat ide dan kreativitas, para pengguna kursi roda ini kemudian memodifikasi mereka agar bisa memfasilitasi kebutuhan berkendara. Selain itu, kini juga makin marak bengkel yang menawarkan jasa modifikasi untuk para pengguna kursi roda.

Salah satu modifikasi yang jamak ditemui pada motor untuk pengguna kursi roda adalah memiliki sebuah sespan. Sespan sendiri adalah sepeda motor gandeng beroda tiga. Modifikasi sepeda motor dapat dibuat dalam berbagai ragam sesuai fungsi dan kebutuhan. Misalnya, pijakan kaki untuk difabel polio tentu akan berbeda dengan pijakan untuk difabel amputasi.

Sejauh ini, ada tiga model modifikasi motor sespan yang biasa digunakan. Pertama, sespan dengan bak di samping sepeda motor yang memungkinkan difabel berpindah ke motor dari bak tersebut. ini memungkinkan para difabel yang menggunakan kursi roda, karena sespan dibuat dengan tujuan untuk mengangkut kursi roda tersebut.

Kedua, sespan dengan bak di samping sepeda motor, namun didesain untuk difabel tidak perlu berpindah ke sepeda motor. Biasanya, motor modifikasi ini digunakan para difabel jenis paraplegi yang memang kesulitan dalam transfer tempat duduk. Dan, itu semua dilakukan untuk meminimalkan terjadinya luka tekan atau dekubitus yang sering menyerang paraplegi.

Kemudian, sespan tanpa bak. Sespan ini didesain dengan memodifikasi dan menambah roda belakang pada sepeda motornya. Jenis motor modifikasi ini ditujukan untuk para difabel polio ringan yang masih bisa berjalan tanpa kursi roda.

Selain menambah sespan, modifikasi motor untuk pengguna kursi roda juga dapat dilakukan dengan mengubah posisi stang atau kemudi serta bodi tambahan yang khusus dibuat agar kursi roda dapat masuk sekaligus sebagai tempat duduk. Sementara, bagian pengereman roda belakang dipindah ke stang, layangnya matik.

Pada tahun 2011 lalu, pengusaha bernama Andhy Hartono dan engineer bernama Rubiyanto membuat sebuah motor modifikasi yang dinamakan Invarunner. Sistem kerja Invarunner adalah memudahkan difabel menaiki sepeda motor tanpa harus turun dari kursi roda. Konsekuensinya, tidak ada tempat duduk (jok) permanen kecuali pada kursi roda tersebut.

Bentuk motor ini sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan motor modifikasi lainnya, yaitu satu roda di depan dan dua roda di belakang. Hanya, posisi penggerak berada di depan. Dengan demikian, difabel yang tidak mampu secara mandiri menaiki motor modifikasi, dapat menaiki Invarunner tanpa bantuan orang lain.

   
Penulis: