Pertarungan Yamaha V-ixion vs Honda CB150R StreetFire, Siapa Unggul?

 1168 views

Jika menyebut motor dengan mesin 150cc, kita tentu tidak bisa berpaling pada dua sosok dari dua pabrikan besar, yaitu V-ixion buatan dan juga CB150R StreetFire produksi Honda. Bersama Ninja 150 produksi Kawasaki, motor-motor ini seolah sudah menjadi pemain utama di segmen sport bike 150cc Tanah Air, dibuktikan dengan banyaknya kuda besi tersebut beredar di jalanan.

honda cb150r streetfire – welovehonda.com

 

Berbeda dengan Ninja 150 yang mengusung mesin 2-stroke, baik Yamaha V-ixion maupun Honda CB150R StreetFire sama-sama mengaplikasikan mesin 4-stroke. Karena itu, dua motor ini memang lebih layak ditandingkan secara head-to-head karena memiliki karakter mesin yang seimbang.

Yamaha V-ixion pertama kali menyapa publik pada tahun 2007 silam. Motor ini merupakan motor pertama buatan Yamaha Motor Company yang telah menggunakan injeksi bahan bakar. Dengan mesin 150cc, V-ixion memang dihadirkan untuk mengimbangi kompetitor lain di kelas yang sama.

V-ixion sendiri hadir dalam beberapa generasi. Generasi pertama meluncur pada tahun 2007 hingga 2010. Kemudian, generasi kedua dihadirkan dalam rentang tahun 2010 hingga 2012. Setahun kemudian, PT YIMM merilis generasi ketiga V-ixion yang hadir dengan beberapa fitur pelengkap, termasuk short rear fender dan cover tandem bracket. Mei 2015, generasi terbaru V-ixion dihadirkan yang kini diembel-embeli dengan nama Advance di bagian belakang.

Meski hadir dalam beberapa generasi, secara umum, V-ixion menggendong mesin berkapasitas 149,8cc, SOHC, silinder tunggal, 4 katup, liquid-cooled. Dengan bekal tersebut, motor ini mampu meletupkan tenaga hingga 12,2 kW pada putaran 8.500 rpm, serta torsi maksimal menyentuh 14,5 Nm pada putaran 7.500 rpm.

Sementara itu, CB150R StreetFire pertama kali dihadirkan PT Astra Honda Motor ke Indonesia pada tahun 2012 lalu. Motor ini dibekali dengan sejumlah kelebihan, seperti yang agresif, penggunaan lampu LED pada seluruh sistem pencahayaan, panel indikator digital yang futuristik, akselerasi lebih agresif, serta konsumsi bahan bakar yang lebih irit.

Di bagian jantung pacu, CB150R StreetFire menggendong mesin tipe 4-stroke, DOHC, 4 katup, liquid-cooled, berkapasitas 149,26cc. Dengan modal tersebut, motor ini disebut mampu menyemburkan daya maksimal 12,4 kW pada putaran 9.000 rpm dan torsi puncak menembus 13,8 Nm pada putaran 7.000 rpm melalui sistem transmisi manual 5 percepatan.

Jika dibandingkan secara head-to-head, berikut hasil “duel” antara Yamaha V-ixion dengan Honda CB150R StreetFire.

  • Untuk performa mesin, Honda CB150R StreetFire berhasil unggul tipis atas Yamaha V-ixion, baik dalam hal tenaga maupun torsi. Namun, Yamaha V-ixion sudah mampu melejit pada rpm di bawah 4.200, sedangkan Honda CB150R baru bertenaga ketika masuk rpm 5.000-7.000.
  • Selain performa, Honda CB150R StreetFire juga mampu mengatasi Yamaha V-ixion dalam hal akselerasi. Untuk mencapai kecepatan 100 km per jam, kuda besi kepunyaan Honda membutuhkan waktu 13,5 detik, sedangkan Yamaha V-ixion perlu waktu 13,9 detik.
  • Masalah top speed, lagi-lagi Yamaha V-ixion harus mengakui keunggulan Honda CB150R StreetFire. Jika Yamaha V-ixion hanya mampu mencapai kecepatan maksimal 127 km per jam speedometer, maka top speed Honda CB150R StreetFire mampu menembus angka 130 km per jam speedometer.
  • Untuk konsumsi bahan bakar, Yamaha V-ixion harus kalah telak dari Honda CB150R StreetFire. Honda CB150R StreetFire hanya menghabiskan 1 liter BBM untuk menempuh jarak 41,5 km, sedangkan Yamaha V-ixion hanya mampu menempuh jarak 37 km dengan konsumsi BBM yang sama.
   
Penulis: