Scrambler merupakan salah satu model modifikasi yang cukup diminati, bahkan hingga detik ini. Modifikasi yang berawal dari ajang balap era 1920-an di Inggris ini pada dasarnya disesuaikan agar sepeda motor mampu melalui berbagai medan. Biasanya, ban diganti menggunakan tipe knobbly atau ban tahu, peninggian ground clearance dan knalpot, serta memangkas jok menjadi lebih rata. Dari sisi desain, scrambler terbagi ke dalam beberapa sub-kategori lagi, dengan model yang terkenal adalah classic scrambler dan modern scrambler.
Pamor modifikasi scrambler ini mencapai puncaknya pada era tahun 1960-an. Melihat peluang yang ada, banyak pabrikan yang kemudian merilis sepeda motor model scrambler, salah satunya Honda. Sepanjang sejarahnya, banyak produk scrambler yang pernah dibuat pabrikan asal Jepang ini, tetapi yang relatif paling terkenal adalah model Scrambler CL350.
Dikutip dari berbagai sumber, Honda pertama kali memperkenalkan motor ini pada tahun 1968 silam. Brosur pra-produksi disiapkan dengan menggunakan prototipe yang dibantu oleh seorang seniman dan airbrush. Jadi, ada beberapa perubahan antara gambar dengan produksi ekspor Amerika Serikat. Alih-alih mengusung warna hitam, wadah lampu depan malah diberi sentuhan agar sesuai dengan bagian warna tangki. Selain itu, meski brosur menunjukkan dua pipa knalpot chrome yang terpisah, tetapi model produksi justru membawa knalpot yang tidak dilapisi chrome.
Nama model ini biasanya diikuti dengan kode K1-K5, sesuai dengan tahun produksi. Misalnya, Honda CL350 yang dibuat pada tahun 1970, maka nama resmi yang diusungnya adalah CL350K2 Scrambler, dan seterusnya. Namun, semua CL Series pada dasarnya adalah street bike dengan fender belakang dan knalpot yang lebih tinggi, serta setang model cruiser yang cocok untuk berpetualang.
Di bagian jantung pacu, semua model CL350 Scrambler mengusung mesin tipe 4-stroke, OHC, parallel twin dengan dua karburator CV, berkapasitas 325cc, pendingin udara. Dengan modal tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga maksimal 33 HP pada putaran 9.500 rpm dan menggapai torsi puncak 25 Nm, melalui sistem transmisi manual 5 percepatan.
Ketika diluncurkan hingga tahun 1973, Honda menghadirkan model CL350 Scrambler dalam pilihan warna yang beragam, seperti putih, kuning, hingga biru. Di Indonesia, produk bekas sepeda motor ini ditawarkan dengan harga mulai Rp17 jutaan. Berikut spesifikasi teknis Honda CL350 Scrambler.
| Tipe Mesin | 4-stroke, OHC, parallel twin cylinder |
| Kapasitas Mesin | 325cc |
| Diameter x Langkah | 64 mm x 50,6 mm |
| Sistem Pendinginan | Air-cooled |
| Rasio Kompresi | 9,5:1 |
| Sistem Starter | Electric & Kick |
| Daya Maksimum | 33 HP @ 9.500 rpm |
| Torsi Maksimum | 25 Nm |
| Sistem Transmisi | Manual, 5-speed |
| Suspensi Depan | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Dual shocks |
| Rem Depan | Drum brake |
| Rem Belakang | Drum brake |
| Ban Depan | 3,00-19 |
| Ban Belakang | 3,50-18 |
| Kapasitas Bahan Bakar | 9 L |
| Kecepatan Maksimum | 100 mph |
| Berat | 346 lbs. |






