Jakarta – Peugeot Motorcycles resmi meluncurkan sepeda motor terbaru Peugeot Django 150 di Filipina, skuter retro bergaya modern yang terinspirasi oleh model skuter era 50-an Peugeot S55.
“Django 150 ditenagai oleh mesin silinder tunggal 150 cc berpendingin udara yang mampu menghasilkan 12 PS dan 9,2 Nm,” demikian seperti dilansir dari Rideapart.
Ada sejumlah fitur menarik yang ditawarkan oleh Peugeot Django 150, antara lain sistem lampu LED depan dan belakang, lampu depan halogen, ruang penyimpanan yang bisa menampung helm, tampilan layar analog/digital, dan soket listrik 12V untuk mengisi daya perangkat pintar.
Pada sektor pengereman, Peugeot Django 150 sudah dilengkapi sistem pengereman ABS (anti-lock braking system) standar pabrikan. Bentuk pelek motor ini juga cukup unik lantaran bentuknya seperti turbin. Skutik buatan Prancis ini mempunyai satu set vel berukuran 12 inci dengan rem cakram depan dan belakang. Hanya rem depan yang dilengkapi dengan fitur ABS.
Peugeot Django 150 menggunakan ketinggian sadel 770 mm, desain lantai datar yang mampu menampung item tambahan, desain bodi dua warna, dan sistem pengereman ABS saluran tunggal. Kapasitas tangki bahan bakar dari Django 150 ini adalah 8,5 liter, sehingga memungkinkan pengemudi untuk berkendara hingga sejauh 350 km dalam kondisi tangki terisi penuh.
Motor Peugeot Django 150 hadir dalam 3 pilihan warna, yakni Mono, Sportstripe, dan Two-Tone. Django 150 mempunyai berat basah 140 kg. Di Filipina sana, sepeda motor Peugeot Django 150 dijual dengan harga 199.000 peso atau sekitar Rp53 jutaan per unit.
Sejak tahun 1898 sampai sekarang, Peugeot Motorcycles masih menjadi pabrikan sepeda motor tertua dalam sejarah dunia. Namun, kini merek Peugeot masih tersedia di negara tetangga Filipina di mana hak distribusi dipegang oleh Motostrada, yakni perusahaan yang sama membawahi merek MV Agusta dan CFMoto.






