Benelli Rilis Naked Sport TNT 249S, Harga Dibanderol Mulai Rp 57 Juta

 48 views

Jakarta sepeda asal Italia, merilis sepeda motor terbaru pengganti TNT 250, yakni TNT 249S di pameran Jakarta Fair Kemayoran (JFK). Motor sport 250 cc ini dilengkapi fitur dan tampilan yang mirip seperti kakaknya, yakni TNT 302, namun menggunakan 250 cc dari TNT 250.

Benelli TNT 249S – www.sembalap.com

“Kami bangga mempersembahkan Benelli 249S kepada masyarakat. Motor ini merupakan bukti eksistensi Benelli yang menawarkan motor naked sport dengan harga bersaing,” ungkap Steven Kentjana Putra, Chairman Benelli Motor Indonesia, seperti dilansir Otonity.

Meskipun menggunakan mesin 250 cc basis dari TNT 250, rupanya mesin dua silinder pada TNT 249S ini kabarnya berbeda dari milik sang kakak. Steven menuturkan bahwa perbedaan mesin Benelli TNT 249S dengan TNT 250 terletak pada Electronic Control Unit-nya alias ECU. “Mesin masih menggunakan TNT 250 dengan settingan khusus di ECU, sehingga tarikan mesin jadi lebih galak mulai dari RPM bawah,” ungkap Steven.

Motor ini mengusung spesifikasi tangki yang cukup besar, yaitu mencapai 16 liter. Kemudian sasis teralis sengaja dibiarkan terekspos agar semakin mempertegas kesan naked-nya. Untuk pencahayaannya juga sudah didukung dengan lampu depan yang memakai LED proyektor dengan tambahan DRL. Tak ketinggalan, lampu sein depan dan belakang serta stop lamp juga sudah berteknologi LED.

Cluster instrumen pada TNT 249S juga sudah menggunakan LCD yang memuat informasi penting berupa speedometer, tripmeter, jam, suhu mesin, sampai indikator bensin. Lalu suspensi depannya dibekali suspensi model upside down dengan lingkar 41 mm dengan jarak main 13,5 mm dan suspensi belakang memakai monoshock yang tingkat kekerasannya dapat diatur sesuai selera.

Mesin yang diusung oleh TNT 249S diklaim mampu menyemburkan tenaga 35,5 hp pada 12.000 rpm dan torsi 22,6 Nm pada 10.000 rpm. Benelli TNT 249S tersedia dalam 3 , yaitu hitam, putih, dan hijau lemon. Adapun harga Benelli TNT 249S hitam dan putih dibanderol Rp 57 juta, sedangkan untuk hijau harganya terpaut lebih mahal, yakni Rp 58 juta berstatus on the road (OTR) DKI Jakarta.

   
Penulis: