Ini Dia Cara Modifikasi Vespa PX Jadi Racing

 12095 views

Selain digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari, Vespa ternyata juga bisa digunakan sebagai kendaraan balapan. Bahkan di , telah berdiri komunitas penggemar asal Italia tersebut yang ditujukan untuk balapan atau , yang disebut VBI (Vespa Balap Indonesia).

modifikasi vespa px racing – id-vespa.blogspot.com

 

Namun sebelum diterjunkan untuk balapan, Vespa harus dimodifikasi terlebih dahulu agar sesuai dengan keperluan balapan. Vespa yang dimodifikasi untuk balapan ini kemudian lebih populer dengan sebutan Vespa Racing.

Pada dasarnya, setiap Vespa bisa dimodifikasi menjadi Vespa Racing. Namun kebanyakan, varian skuter buatan Piaggio yang mengalami modifikasi menjadi Vespa Racing adalah Vespa Excel, Vespa Super, Vespa PS, dan juga Vespa PX.

Vespa PX sendiri merupakan salah satu varian yang cukup terkenal di Indonesia. Pertama kali dirilis pada tahun 1997 di Milan, skuter ini hadir dengan berkapasitas 125cc. Kemudian, muncul model P 150 X yang mengusung berkapasitas 150cc, disusul dengan varian PX 200E dengan berkapasitas 200cc.

Karena mengusung mesin dengan kapasitas cukup besar, Vespa PX memang sangat cocok dijadikan model kendaraan balap. Namun sebelumnya, ada beberapa bagian yang perlu dirombak agar skuter ini sesuai dengan fungsinya sebagai kendaraan kebut-kebutan.

  • Pada bagian bodi, pada umumnya step (pijakan kaki) dipindahkan ke belakang, seperti motor underbone. Sementara, stang kemudi dibuat agak ditekuk ke belakang, lalu buka lampu depan Vespa. Jika ingin lebih keren, ganti stang dengan stang milik Vespa Excel.
  • Ganti ukuran karburator menjadi 24:24. Tujuannya, agar napas Vespa PX menjadi lebih panjang. Biasanya, para menyematkan karburator milik RX King keluaran yang memiliki diameter 60 mm ke ruang silinder. Kapasitas mesin Vespa PX yang semula 149cc dengan bore x stroke 57,8 mm x 57 mm juga ikutan terdongkrak menjadi 161cc. Tenaga yang dihasilkan pun jadi bertambah.
  • Agar bahan bakar semakin sempurna, lubang buang dan lubang transfer ikut disesuaikan. Tinggi lubang exhaust dibuat 35 mm dari bibir atas silinder. Sementara, lubang transfer cukup dibesarkan sedikit.
  • Sementara untuk penyembur bahan bakar, bisa menggunakan karburator Keihin PWL 26 mm kepunyaan Ninja 150. Ukuran pilot jet dan main jet dibiarkan , namun lubangnya agar dibesarkan dengan menggunakan kawat.
  • Adapun di sektor kaki-kaki, bisa menggunakan monoshock kepunyaan Kawasaki KLX 150 yang sudah dimodifikasi. Suspensi ini diklaim lebih anteng saat melibas tikungan.
   
Penulis: