Suzuki Arashi, Sang Bebek Underbone yang Gagal Bersinar

 31001 views

Pada tahun 2006 silam, PT Suzuki Indomobil Sales pernah merilis sebuah bebek underbone gahar untuk pasar Indonesia, yaitu Suzuki Arashi. Sayangnya, dengan tagline “My Style” ini gagal berbicara banyak di pasar otomotif Tanah Air. Salah satu penyebabnya, Arashi mengusung yang dinilai melampaui masanya, sehingga sebagian besar masyarakat menganggap motor ini aneh.

suzuki arashi – www.mobilmotorlama.com

 

Padahal jika dicermati, Suzuki Arashi tampil dengan aura yang stylish, , sekaligus ramping. Penampilan yang mengarah ke gaya diaplikasikan secara rinci, termasuk desain grafis, knalpot, shock absorber, tatakan kaki boncengan, hingga lampu belakang. Tampilan depan motor ini juga hadir layaknya Suzuki GSX-R, yang tampak pada desain headlamp, front frame cover, hingga ornamen air duct atraktif.

Selain itu, dari sisi performa, meski menggunakan yang sama dengan Suzuki Shogun, namun performa yang dihasilkan Arashi jauh lebih responsif sehingga membuat motor ini enak diajak kebut-kebutan. Pasalnya, motor ini mengusung karburator dengan dimensi yang lebih besar dibandingkan Shogun.

Arashi diproduksi dalam dua versi, yaitu Arashi 125 dan Arashi 125R. Meski mengusung mesin yang sama, yaitu 4-stroke, SOHC, silinder tunggal, berkapasitas 124,1cc, namun tenaga yang dihasilkan kedua motor ini berbeda. Arashi 125 mampu meletupkan daya 9,5 PS pada putaran 7.500 rpm, sedangkan versi Arashi 125R menyemburkan daya lebih besar, yaitu 10,8 PS pada putaran 8.000 rpm.

Namun sayangnya, seperti diutarakan sebelumnya, Arashi di pasar Indonesia tergolong buruk, karena konsumen Indonesia masih belum mudah menerima motor dengan model baru. Imbasnya, umur motor ini pun hanya berlangsung singkat, sekitar tiga tahun.

Berikut teknis Suzuki Arashi.

Dimensi 1.915 mm x 715 mm x 1.055 mm
Jarak Sumbu Roda 1.245 mm
Jarak Terendah ke Tanah 140 mm (Arashi 125), 146 mm (Arashi 125R)
Berat Kosong 102 kg (Arashi 125), 100 kg (Arashi 125R)
Tangki Bahan Bakar 4,3 liter
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Lengan Ayun
Rem Depan Cakram Hidrolis
Rem Belakang Tromol (Arashi 125), Cakram Hidrolis (Arashi 125R)
Ban Depan 70/90 – 17 M/C 38S
Ban Belakang 80/90 – 17 M/C 44S
Mesin 4-stroke, SOHC, silinder tunggal, pendingin udara, 124,1cc
Diameter x Langkah 53,5 mm x 55,2 mm
Daya Maksimum 9,5 PS @ 7.500 rpm (Arashi 125), 10,8 PS @ 8.000 rpm (Arashi 125R)
Torsi Maksimum 1,1 Kg-m @6500 rpm
Starter Kick dan Electric (Arashi 125), Kick (Arashi 125R)
   
Penulis: