Bajaj Gandeng Triumph untuk Bikin Motor Baru?

Pune ternama asal India, Bajaj belum lama ini mengumumkan kerjasamanya dengan sepeda motor asal Inggris, pada Selasa (8/8) lalu. Kolaborasi antara Bajaj dan ini dilakukan untuk memproduksi motor kelas menengah.

Bajaj V15 – www.iamabiker.com

Mereka mengatakan bahwa kerjasama tersebut bersifat non-ekuitas, yang artinya merujuk pada aliansi strategis dua perusahaan atau lebih yang mempunyai hubungan kontraktual untuk memakai sebagian sumber dayanya tanpa berbagi ekuitas (modal) untuk meningkatkan keunggulan dari masing-masing perusahaan.

“Tujuan dari kerjasama non-ekuitas ini adalah untuk memberikan sepeda motor bermesin menengah yang punya keunggulan dari masing-masing perusahaan. Kami harap bisa membawa kekuatan kolaborasi ini untuk pasar global, termasuk posisi brand dan persepsi, dan pengembangan teknologi, kualitas dan biaya kompetitif serta distribusi seluruh dunia,” ujar Nick Bloor, CEO Triumph Motorcycles, seperti dilansir Metrotvnews.

Bagi Triumph sendiri kerjasama antara kedua belah pihak memang sangat menguntungkan. Terutama karena Bajaj merupakan eksportir sepeda motor terbesar di India, yang sekaligus menjadi salah satu pasar motor terbesar di dunia. Dengan bantuan Bajaj, Triumph berusaha mencapai target volume hingga 200 ribu unit.

Sebelum adanya kerjasama tersebut, Triumph hanya sanggup mencetak angka penjualan sebesar 65 ribu unit. “Bajaj akan memberi akses bagi Triumph untuk memperluas pasar,” imbuh Bloor.

Sedangkan bagi Bajaj, kerjasama dengan pabrikan motor asal British ini bisa menjadi senjata bagi mereka untuk melengkapi line up yang berada di bawah naungan perusahaan induk. Bajaj beranggapan bahwa masih ada yang kuran dari deretan merek tersebut. “Ada dunia berkendara santai atau berkendara malas-malasan. Dunia itu milik Harley-Davidson, dan Indian. Sementara Triumph – segmen ini yang sejauh ini hilang dari puzzle kami,” imbuh Bajaj.

Berbeda dari KTM yang sahamnya dibeli oleh Bajaj, kerjasama dengan Triumph ini tak melibatkan kegiatan pembelian saham, sehingga nantinya hanya ada keterlibatan dalam pengembangan motor dan bantuan terkait penjualan. Pihak Bajaj dan Triumph masih belum bersedia merinci lagi jenis kerjasama apa saja yang dilakukan oleh keduanya.

   
Penulis: