Pabrik di Gresik Segera Rampung, Mulai 2019 Harga Motor KTM Bakal Lebih Murah

Jakarta – Produsen ternama asal Austria, belum lama ini mengumumkan akan memproduksi sepeda bermesin 390 cc. Motor petualang tersebut kabarnya akan muncul pertama kali dalam ajang bergengsi, EICMA di Milan pada bulan November 2018 mendatang.

KTM RC200 di GIIAS 2018 – www.viva.co.id

PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) selaku Distributor KTM di bawah 400 cc pun menyambut baik rencana KTM tersebut. “Motor baru ada. Di EICMA nanti akan ada launching Duke 390 yang adventure,  itu yang paling pasti. Yang lain-lain akan kita susulkan, karena ada beberapa planing juga,” ujar Kristianto Gunadi, Presiden Direktur PJLM di Bintaro, Jakarta Selatan, seperti dilansir Viva.

Motor petualang tersebut kabarnya juga siap bersaing dengan BMW G310 GS yang berada di segmen sama. Bahkan banderol motor petualang KTM nantinya akan berada di bawah motor jagoan pabrikan asal Jerman tersebut. “April mungkin kita sudah bisa masukkan ke . Iya tahun depan. Pasti tahun depan. pasti kita di bawah 310. Karena naked-nya saja kita lebih terjangkau. Kita akan lebih kompetitif,” ungkap Kristianto.

Motor baru KTM itu kelak digadang-gadang akan memakai segala hal yang bernuansa sejarah rally-racing KTM. Untuk urusan dapur pacu, motor itu akan mengusung 373,3 cc satu silinder, liquid-cooled. Harga jual motor itu 2,85 lakh atau sekitar Rp 58,5 juta.

Mulai awal tahun 2019 mendatang pun PT PJLM mengaku akan mulai menurunkan harga motor-motornya seiring dengan rampungnya pembangunan motor KTM di Gresik, Jawa Timur. Dengan demikian, motor-motor KTM tak lagi didatangkan secara impor atau CBU dari luar negeri. “Kami prediksi akhir tahun 2018 sudah selesai dan awal tahun 2019 kami sudah mulai start,” ujar Kristianto.

Adanya pabrik baru di Indonesia ini secara otomatis akan menurunkan harga jual motor KTM, namun tak terlalu jauh dari model saat ini. “Tentu dengan kami memproduksi di dalam negeri harga jual sudah pasti akan lebih kompetitif,” bebernya.

Di pabrik KTM yang ada di Gresik tersebut, PT PJLM akan memproduksi kendaraan dengan sistem terurai atau CKD (Completely Knock Down). Sebagai permulaan, PJLM akan membuat motor-motor dengan 200-250 cc. “Kami akan produksi motor berkapasitas 200 cc sampai 250 cc terlebih dahulu. Pasti akan ada kandungan lokal, untuk awal kandungan lokal kami baru 30 persen,” tutupnya.

   
Penulis: