Motor Listrik Harley-Davidson LiveWire Sementara Stop Produksi, Apa Sebabnya?

Jakarta – Pabrikan sepeda , mengumumkan pada Senin (14/10) bahwa mereka akan menghentikan sementara dan pengiriman sepeda listrik pertama buatannya, yakni Harley-Davidson (HD) LiveWire. yang berbasis di Amerika Serikat ini menyatakan bahwa ada beberapa dalam LiveWire yang harus diuji ulang.

Harley-Davidson LiveWire – www.harley-davidson.com

“Kami baru-baru ini menemukan kondisi non standar saat melakukan pemeriksaan akhir. Sehingga, kami harus menghentikan produksi dan pengiriman serta memulai pengujian tambahan,” kata pihak HD, Selasa (15/10), seperti dilansir Businesstimes melalui Liputan6.

Pihak perusahaan mengungkapkan jika mereka menemukan kondisi non-standar pada LiveWire yang mulai dikirimkan ke dealer pada akhir September. Oleh sebab itu, Harley-Davidson akan melakukan pengujian dan analisis tambahan secara internal. Harley-Davidson sendiri mengaku bahwa pengujian sudah berjalan baik, tetapi mereka masih belum mengonfirmasi kapan produksi Harley-Davidson LiveWire akan kembali berjalan.

Penghentian produksi LiveWire ini dilakukan setelah ditemukannya masalah ketika proses pengisian baterai dari motor listrik tersebut. bertenaga elektrik pertama buatan HD ini dirilis tahun 2014 lalu dan dipasarkan dengan USD30.000 atau sekitar Rp423 juta di Amerika dan Eropa Barat.

Harley-Davidson LiveWire mengusung motor listrik dengan tenaga baterai 15,5 kWh serta diklaim mampu menghasilkan daya hingga 105 Tk dan torsi 116 Nm. Menariknya, motor listrik Harley-Davidson ini disebut-sebut dapat berakselerasi dari 0-100 km per jam dalam waktu 3 detik saja dan sanggup menempuh jarak maksimal hingga 235 km. Cara pengisian baterai dari LiveWire pun cukup unik. Harley-Davidson sengaja menyematkan power socket di atas tangki, sehingga terkesan seperti sedang mengisi bensin layaknya motor konvensional.

Akibat adanya laporan penghentian produksi LiveWire ini mau tak mau mengakibatkan saham Harley-Davidson turun 1 persen pada 34,73 dolar AS pada penutupan bursa Senin lalu. Kehadiran LiveWire diharapkan bisa menaikkan penjualan Harley-Davidson yang menyasar segmen pengendara muda. Tetapi harga LiveWire yang mencapai lebih dari Rp420 juta tersebut dinilai terlalu mahal untuk kalangan muda, oleh sebab itu mayoritas pembeli justru berasal dari kalangan usia mapan.

   
Penulis: