Vespa Kongo, Vespa Bersejarah di Indonesia

 4873 views

Bagi para scooterist Tanah Air, tentu tak asing lagi ketika mendengar nama Kongo. Salah satu varian ini memang sangat populer di . Tetapi, tahukah Anda bahwa selain antik, Vespa Kongo ternyata juga memiliki sejarah tersendiri dalam perjalanan bangsa .

www.suaraolahraga.com

 

Sejarah Nama Vespa Kongo

Nama Kongo yang melekat pada Vespa ini sebenarnya berasal dari tempat berjuangnya para anggota Tentara Nasional Indonesia yang saat itu bertugas di Kongo. Pasukan bernama Kontingen Garuda (KONGA) tersebut awalnya dikirim pada tahun 1957 ke Mesir sebagai bagian dari pasukan perdamaian PBB. Selain itu, pengiriman itu juga bertujuan sebagai balas budi Indonesia kepada Mesir, yang notabene merupakan negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia.

Setelah itu, pada tahun 1960, KONGA II dikirim ke Kongo di bawah misi UNOC, dengan jumlah pasukan 1.074 orang. Kemudian, menyusul KONGA III yang dikirim ke Kongo pada tahun 1962, masih di bawah misi UNOC, dengan jumlah pasukan 2.457 orang.

Usai menyelesaikan tugas tersebut, pasukan yang tergabung dalam KONGA menerima tanda penghargaan dari Pemerintah Indonesia berupa Vespa. Vespa berwarna hijau 150cc ditujukan bagi tentara yang lebih tinggi tingkat kepangkatannya, sedangkan Vespa berwarna biru dan kuning berkapasitas 125cc diberikan kepada tentara yang kepangkatannya lebih rendah.

Untuk membedakan Vespa tersebut dengan varian lain, disematkan tanda nomor prajurit yang bersangkutan pada sisi sebelah kiri handlebar (setang) yang berbentuk oval dan terbuat dari bahan kuningan. Karena itulah, Vespa ini terkenal dengan nama Vespa Kongo, selain Vespa Ndog (telur) yang merujuk pada bagian samping kanan dan kiri yang berbentuk bulat mirip telur.

Vespa Kongo

Vespa Kongo sendiri tidak diproduksi di Italia, melainkan di Jerman. Pihak Piaggio menjalin kerjasama dengan Martial Fane Organization, yang melahirkan Vespa GmbH Augsburg. Kongsi ini kemudian juga menyediakan beberapa bagian Vespa Messerschmitt dan Vespa Kongo yang dikirim ke Indonesia.

Vespa Kongo diproduksi dengan bahan baku dari plat baja yang lebih berkualitas serta memiliki kelengkapan yang lebih komplit dibanding Vespa bulat lainnya yang umum beredar di Indonesia, seperti VBB1T atau VBB2T. Selain itu, ciri khas Vespa ini adalah:

  • Memiliki lambang burung Garuda yang terbuat dari plat kuningan pada bodi bagian depan sebelah kiri.
  • Di bagian setang sebelah kiri, tepatnya di bagian kopling/perseneling, terdapat sebuah tonjolan berbentuk oval.
  • Memiliki sepatbor depan berbentuk bulat tanpa sambungan.
  • Menggunakan ring velg berukuran 10 inci di kedua rodanya.
  • Memiliki handlebar dengan speedometer VDO berbentuk kotak agak besar yang berbeda dengan Vespa tipe VNA/VNB.
  • Di bagian atas speedometer, terdapat sebuah lampu kecil seperti lampu cabai.
  • Memiliki nomor mesin yang diawali kode VGLA1M atau VGLB1M.
  • Pada Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), terdapat keterangan Ex-Brigade III.
   
Penulis: