Modifikasi Mesin Motor Racing

 3165 views

adalah hal yang jamak dilakukan di kalangan pegiat atau drag race. Dengan memodifikasi mesin motor, para pemilik roda dua bisa mendapatkan kualifikasi dan performa mesin ala mesin motor yang diimpikan tanpa harus membeli motor baru dengan harga-harga selangit.

Dalam modifikasi mesin motor racing, hal yang umumnya paling sering dilakukan adalah memodifikasi mesin motor harian ( oprek mesin motor harian ) baik itu motor 4 tak (4 langkah) maupun mesin motor 2 tak (2 langkah) menjadi mesin balap.

Langkah-langkah modifikasi mesin motor racing biasanya dimulai dari pembesaran mutu api, peningkatan daya knalpot dan pengoprekan spuyer dan .

Sebagai contoh adalah memodifikasi mesin motor supra x 100cc agar menjadi lebih kencang saat berlari.

Pada tahap pertama yakni pembesaran mutu api.

langkah pertama yang dilakukan adalah dengan menggulung-gulang sepul api. Gunakan kawat tembaga  ukuran 0,1 mm, lalu gulung ulang sepul api. Banyaknya gulungan sekitar 600-700 lilitan. Sebaiknya menggunakan magnet yang masih normal.

Berlanjut ke CDI yang merupakan otak dari pengapian. CDI sangat rumit untuk dimodifikasi, CDI-CDI yang dijual di pasaran sudah banyak jenisnya, seperti unlimiter,racing, bahkan programmer. CDI unlimiter merupakan CDI yang tidak membatasi RPM mesin. CDI racing merupakan CDI yang memajukan timing pengapian namun tetap dibatasi RPMnya agar mesin tetap awet.

Komponen terakhir pengapian adalah busi. Untuk performa yang maksimal sebaiknya menggunakan busi racing. Gunakan busi yang memiliki ujung batang karbon runcing dengan alasan agar api dapat terpusat.

Tahap Kedua adalah Knalpot.

Kerja knalpot sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan oleh motor racing.  Untuk mendapatkan knalpot racing yang sesuai dengan keinginan, sebaiknya memesan langsung pada bengkel-bengkel yang melayani pemesanan knalpot race. Sebab, knalpot semi race yang beredar adalah knalpot yang dioprek. Artinya kiner knalpot semi racing dikhawatirkan tidak akan mencukupi untuk keseluruhan sistem mesin baru anda yang nantinya berstandar racing.

Yang ketiga adalah Spuyer dan Karburator.

Fungsi karburator adalah untuk penyediaan campuran udara dan bensin untuk mendapatkan suatu campuran yang siap untuk dibakar di dapur pacu. Pada mesin 4 tak penggantian knalpot tidak perlu diikuti oleh penggantian spuyer namun untuk memperoleh hasil yang maksimal penggantian spuyer pun disarankan.

Demikian tadi sekilas tentang modifikasi mesin motor racing.

Apabila anda memiliki hobi racing dan ingin memiliki kemampuan yang profesional untuk mengoprek sendiri motor racing anda, kini telah banyak kursus singkat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelatihan mengenai permesinan kendaraan yang dapat digunakan secara reguler atau untuk memodifikasi motor standar menjadi motor racing.

   
Penulis: