Vespa Gembel, Ekspresi Modifikasi Ekstrem ‘Gembel’ Style

 3692 views

Bagi para scooterist atau pencinta , tentu sudah tak asing lagi dengan gembel. Bahkan, pada 2013 silam, salah satu media besar di , Dailymail, pernah menerbitkan sebuah artikel yang memberitakan komunitas Vespa gembel. Dalam artikel itu disebutkan, Vespa dengan ekstrem ini mengingatkan pada kendaraan yang digunakan Mel Gibson dan Tina Turner dalam film Madmax.

Komunitas Vespa gembel memang bisa dibilang sebagai salah satu rakyat jelata mengekspresikan diri. Komunitas ini bisa dikatakan sebagai antitesis dari parade kemewahan yang saat ini marak di sekitar kita.

Komunitas Vespa Gembel melintas di Rantauprapat – kiaduwevespa.blogspot.com

Komunitas Vespa gembel sangat mudah dikenali. Mereka umumnya mengendarai Vespa rombeng keluaran tahun 1970-an atau 1980-an, yang kemudian dimodifikasi sesuka hati. Salah satunya, mengganti setang bawaan Vespa dengan setang yang tinggi menjulang. ini kemudian disebut sebagai Vespa setang monyet, karena pengendaranya akan tampak seperti monyet yang sedang menggelayut di pohon.

Selain itu, ada juga yang menambahi gerobak di samping Vespanya, atau menceperkan dan memanjangkan bodi Vespa hingga bermeter-meter. Model terakhir ini kerap disebut Vespa long.

Ciri lain yang tampak pada Vespa gembel adalah bodi yang sangat dekil. SI pemilik memang sengaja tidak mencuci skuternya selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Untuk menambah kesan gembel dan kumuh, mereka juga kerap menempelkan aneka “sampah” di badan Vespa, mulai karung goni, gombal, drum , galon air, sendal jepit, CD, selongsong mortir, hingga botol infus.

Menurut penggemar Vespa gembel, makin gembel sebuah Vespa, maka makin keren Vespa tersebut. Ini masih ditambah tampilan sebagian pengendaranya yang rata-rata tak kalah gembel, dengan pakaian lusuh dan rambut acak-acakan.
Dengan berpenampilan gembel, komunitas Vespa gembel seakan ingin menyuarakan kebebasan yang mereka usung. Mereka ingin merombak stigma masyarakat yang sering menilai orang lain dari penampilan luarnya saja. Jika orang kaya bisa pamer kemewahan, maka komunitas ini bisa pamer kegembelan, mungkin begitulah pemikiran pegiat Vespa gembel.

Untuk lebih menancapkan eksistensinya di jalanan, komunitas Vespa gembel juga sering mengadakan bareng. Bahkan, komunitas ini semakin tumbuh subur di hampir semua daerah pinggir kota, seperti Bekasi, Depok, Subang, Lampung, hingga Malang. Selain , komunitas ini menandai keberadaan mereka lewat kegiatan nongkrong setiap minggu, serta membentuk jaringan yang kuat ke kota-kota lain.

   
Penulis: